Tukang Kebun Gondol 19 Tablet Milik Sekolah

Kamis, 28 Mei 2020

  Mengikuti :


Tukang Kebun Gondol 19 Tablet Milik Sekolah

Minggu, 05 Apr 2020, Dibaca : 3849 Kali

PASURUAN – Kelakuan tukang kebun di SDN Ngantungan 1, Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Makruf, 31, benar-benar menjengkelkan. Sebagai tukang kebun dan bersih-bersih sekolah, ia justru menggarong 19 unit tablet milik sekolah. Karenanya, kini Makruf harus berurusan dengan polisi.


Dari data yang berhasil dihimpun, pencurian 19 unit tablet atau Ipad merek VIVA tipe XI ini diketahui, Senin (30/3) lalu. Yakni, setelah salah seorang guru Siti Jainab, memeriksa lemari di ruang guru tempat penyimpanan tablet milik sekolah.
Setelah dicek, semua kardus kemasan tablet itu kosong. Mendapati itu, Siti langsung melaporkannya ke Kepala SDN Ngantungan 1, Elis Yuni Astuti. Keesokan harinya, Selasa (31/3), kasus ini dilaporkan ke Polsek Pasrepan.


Setelah diselidiki, muncul kecurigaan terhadap Makruf, yang merupakan tukang kebun dan petugas kebersihan sekolah. Kecurigaan ini muncul setelah melihat kunci lemari tempat menyimpan barang berharga itu tidak rusak.
Setelah diamankan dan diinterogasi, Mahruf mengakui telah mencuri tablet milik SDN Ngantungan 1. Ia telah memalsukan kunci lemari dan kemudian seorang diri beberapa kali mencuri tablet, namun dusnya tetap disimpan rapi.


Barang hasil curiannya kemudian dijual kepada tetangganya, Hoirul, 24. Karenanya, Hoirul juga diamankan polisi. Dari keterangan penadah ini, tablet itu dijual secara online via Facebook seharga antara Rp 400 ribu sampai Rp 550 ribu. Dari hasil pencurian ini, Makruf mendapatkan Rp 2,5 juta dan Hoirul mendapatkan Rp 1,7 juta. Sedangkan, total kerugian sekolah mencapai Rp 38 juta.


Selain mengamankan Makruf dan Hoirul, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 19 dus tablet VIVA tipe XI; satu unit tablet hitam, dan kunci lemari. Serta, jaket hitam yang dibeli dengan uang hasil pencurian, sarung hitam, baju koko, dan dan celana pendek.
Kanit Reskrim Polsek Pasrepan Aiptu Hasanudin, mengatakan kedua tersangka sudah dilimpahkan ke Polres Pasuruan. Kini, mereka juga ditahan di Mapolres “Makruf bisa dikenai pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Hoirul penadah bisa dikenakan pasal 480 KUHP tentang Penadah,” ujarnya. (eka/rud/rb/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Net