Ujian Skripsi Secara Online

Jumat, 29 Mei 2020

  Mengikuti :


Ujian Skripsi Secara Online

Minggu, 19 Apr 2020, Dibaca : 2925 Kali

MALANG - Pandemi Covid-19 yang mengharuskan kuliah secara online nyatanya tidak menghalangi mahasiswa semester akhir untuk segera menuntaskan studi.

Sejumlah kampus di Kota Malang bahkan menyediakan fasilitas ujian skripsi melalui berbagai aplikasi online seperti Zoom, VMeet, Webex, Google Meet, Microsoft Team dan lain sebagainya.
Semua fakultas di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Universitas Negeri Malang (UM) juga telah menerapkan ujian skripsi online bahkan sejak pertengahan Maret lalu. Kedua kampus tersebut membebaskan mahasiswa memilih sistem ujian online menggunakan aplikasi yang ada di perangkatnya dengan catatan koneksi aman dan tidak memberatkan dari segi biaya.


Dekan Fakultas Saintek UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Sri Harini, M.Si,  mengatakan, ujian skripsi secara online sudah dimulai sejak pertengahan Maret lalu dengan menggunakan aplikasi Zoom dan sekarang menyusul VMeet sehingga mahasiswa memiliki pilihan.
"Kami ada tujuh program studi (prodi). Alhamdulilah yang enam prodi sudah berhalan ujian online dan satu prodi lainnya masih baru dua tahun ini sehingga belum ada mahasiswa yang ujian," ujar Sri Harini.


Ia melanjutkan, mahasiswa Fakultas Saintek UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak banyak mengalami kendala selama ujian online sebab parameter yang digunakan kuantitatif atau terukur. Sri mencontohkan ada beberapa prosedur atau SOP yang harus dijalani oleh admin, dosen dan mahasiswa yang akan mengikuti ujian skripsi online.


Misalnya ujian online Jurusan Matematika SOP bagi admin antara lain admin mengumumkan kepada mahasiswa untuk pendaftaran ujian online di website jurusan, melayani pendaftaran, menerima kelengkapan berkas-berkas lalu mengirimkan data peserta ujian ke konsorsium melalui sekertaris jurusan. Selanjutnya admin menerima jadwal ujian dan mengupload ke website jurusan.


Setelah itu admin akan mengirimkan berkas berita acara ujian, jadwal dan PPT di email pembimbing dan penguji. Setelah itu admin menerima kembali scan/foto berita acara yang telah dibubuhi nilai dan TTD dari masing-masing dosen pembimbing dan penguji hingga bertanggungjawab mengumumkan nilai.
"Pada saat pelaksanaan ujian, penguji dan pembimbing menguji sesuai jadwal dalam durasi 20 menit, setiap mahasiswa memiliki dua dosen pembimbing, pembimbing keilmuan dan integrasi," terangnya.


Sedangkan bagi mahasiswa setelah selesai mengumpulkan segala berkas yang dibutuhkan bisa melaksanakan ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Apabila mahasiswa tidak hadir maka dianggap gugur.
Sama halnya dengan UIN Maulana Malik Ibrahim, UM juga telah memberlakukan ujian skripsi dengan banyak pilihan aplikasi online.


Dijelaskan oleh Kepala Pusat TIK UM, Mahmuddin Yunus ,S.Kom, M.Cs, bahwa semua fakultas di UM telah memberikan fasilitas ujian skripsi online melalui Google Meet, Webex, Microsoft Team, Zoom, dan lainnya.
"Pelaksanaan ujian skripsi online untuk masing-masing fakultas jumlahnya bervariasi. Ujian skripsi akan banyak dilaksanakan setelah akhir perkuliahan sekitar pertengahan Mei mendatang," ujar Yunus.


Sementara untuk pelaksanaannya sendiri yakni proses konsultasi bimbingan tugas akhir dilaksanakan secara online di SIAKAD Dosen dan Mahasiswa. Lalu mahasiswa bisa share file laporan skripsi sedangkan dosen memberikan catatan di laporan skripsi yang bersangkutan. Serta ujian akan dilaksanakan ketika laporan skripsi sudah dinyatakan layak ujian oleh pembimbing.


Beberapa hal yang patut diperhatikan oleh mahasiswa UM yakni mereka harus mengunggah file laporan skripsi yang sudah dinyatakan layak oleh pembimbing dan membagikannya ke pembimbing dan penguji. Lalu mahasiswa membuat laporan secara online kepada ketua program studi untuk mendapatkan jadwal ujian.
Yunus melanjutkan ujian skripsi online memiliki beberapa kelebihan seperti dapat dilaksanakan setiap saat tanpa terhambat oleh jarak maupun waktu.
"Namun juga ada kekurangannya seperti masih tergantung dari teknologi infrastruktur jaringan internet di lokasi masing-masing daerah," tandasnya. (lin/jon)

Editor : Muhaimin
Penulis : Linda Epariyani