Unikama Kembangkan Telo Khas Gunung Kawi

Minggu, 20 Oktober 2019

Senin, 16 Sep 2019, dibaca : 207 , rosida, mp

MALANG - Desa Wonosari memiliki sumberdaya alam perkebunan yang melimpah. Sumberdaya tersebut seperti ubi kuning dan ungu, ketela, kopi dan cengkeh. Telo khas gunung Kawi sangat terkenal akan kelezatannya, namun selama ini pengembangan dan pengelolaannya masih terbatas. Oleh-oleh wisatawan selama ini adalah ubi ungu dan kuning mentah atau digoreng dan direbus.
Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) dalam program pengabdian kepada masyarakat yang dibantu oleh Kemenristekdikti mengembangkan potensi khas telo ungu. Kegiatan yang digelar yakni pelatihan selama tiga hari dan mendatangkan ahli food and beverage untuk mengembangkan potensi oleh-oleh khas daerah Gunung Kawi. Tim pengabdian Dosen Unikama dalam program ini yaitu Farida Nur Kumala, S.Si., M.Pd, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si dan Muhammad Nur Hudha, M.Pd.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah income masyarakat sekitar yang dapat dijadikan kekhasan daerah gunung kawi dalam mengembangkan potensi wisatanya”, ungkap Farida Nur Kumala, S.Si, M.Pd yang merupakan dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unikama.
Peserta pelatihan adalah 25 peserta diantaranya ibu rumah tangga dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Beberapa metode yang diajarkan yaitu, pembuatan, pengemasan dan pemasaran (offline dan online) produk stik, bakpia dan brownis telo ungu kemudian diakhiri pelatihan manajemen produksi.
Sri Harianik selaku Ketua PKK Desa Wonosari juga antusias dengan kegiatan yang dilakukan oleh Unikama ini.
“Saya merasa senang dengan pelatihan ini, selain untuk keterampilan kami juga bisa mengembangkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di sekitar. Selain itu juga bisa menambah penghasilan warga masyarakat. Kami berharap setelah ini pihak Unikama terus mengadakan pendampingan terhadap UKM ini,” tandasnya.
Produk yang telah dihasilkan dan digunakan sebagai oleh-oleh dari Gunung Kawi ini antara lain kue brownis telo, bakpia telo, dan stik telo ungu. (oci/adv)   



Minggu, 20 Okt 2019

Ya Sepakbola Ya Karate

Loading...