MalangPost - Wabah Penyakit Terbawa Angin

Sabtu, 08 Agustus 2020

  Mengikuti :

Wabah Penyakit Terbawa Angin

Sabtu, 11 Apr 2020, Dibaca : 9405 Kali

BEREDAR pesan singkat tersebar di masyarakat melalui WhatsApp yang menyatakan akan ada angin utara menuju selatan membawa wabah penyakit. Isi pesan tersebut meminta masyarakat tidak ke luar rumah selama tiga hari. Beberapa orang percaya begitu saja informasi ini.
“Kenapa kita dianjurkan untuk makai masker di tgl 10-12 April 2020. URGENT Sbg informasi dari Bpk Dir-1...Bhw 3 hari kedepan diusahakan seluruh anggota keluarga masing2 di Rmh...utk tdk keluar rmh, walau hanya utk berjemur, klu tdk sgt terpaksa. Krn dlm 3 hari kedepan Arus angin dari Utara ke arah Selatan yg membawa wabah (penyakit) akan melewati Indonesia menuju Australian.. Tolong diinformasikan kpd teman2 yg tdk ada di grup ini... Terimakasih...,” isi pesan yang beredar.
Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Herizal menjelaskan informasi tersebut bukan berasal dari BMKG. Bahkan ditegaskan bahwa Isi dalam informasi itu tidak benar atau hoaks.  
“Informasi yang menyatakan ada angin utara menuju selatan membawa wabah penyakit, hal tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari BMKG. Isi informasi tersebut hoaks serta tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Plt Deputi Bidang Meteorologi Drs. Herizal, M.Si di Jakarta, Jumat (10/4)
BMKG menegaskan bahwa saat ini sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada pada peralihan musim hujan menuju musim kemarau sehingga sirkulasi angin tidak lagi di dominasi angin dari utara (dari Benua Asia). Bahkan di beberapa wilayah bagian selatan Indonesia sudah mulai berhembus angin dari timur - selatan (dari Benua Australia).
Informasi palsu alias hoaks banyak berseliwiran di tengah wabah Corona. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mencatat ada lebih dari 1.000 hoaks terkait Covid-19 tersebar di platform digital. Selain itu, ada 474 isu hoaks secara kumulatif dan tersebar di lebih dari 1.000 sebaran platform digital.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat memastikan informasi yang dipahami dan dibagikan kepada orang lain berasal dari sumber yang benar.
"Bila perlu informasi yang benar tentang Covid-19 atau tentang apa pun, portal resmi sudah diterbitkan, yaitu covid19.go.id," kata Yuri dalam konferensi pers daring “Update Covid-19”, Kamis (9/4/2020) di Graha BNPB, Jakarta.(mp4/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Agiem Cristian