MALANG POST - Warga Pasarkan Hasil Pertanian Secara Ider Sayur

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


Warga Pasarkan Hasil Pertanian Secara Ider Sayur

Kamis, 23 Apr 2020, Dibaca : 2580 Kali

ANTAR : Sayur siap diantarkan ke pelanggan di wilayah Malang Raya.

BATU - Bagi warga Kota Batu, siapa yang tak kenal dengan konten Jelajah Kampung. Melalui konten YouTube Jelajah Kampung arek asli Kota Batu bernama Muhammad Anwar, 35, sukses mengeksplorasi potensi yang ada di kampung-kampung Kota Batu. 
Mulai dari sektor pariwisata, pertanian hingga UMKM. Melihat situasi dan kondisi yang berbalik akibat pandemi Covid-18 di sektor pariwisata, pertanian, dan UMKM yang membuat perekonomian terpukul sampai kegiatan sosialnya dilarang sementara waktu.
Warga Pesanggrahan ini berinovasi dengan membuka unit bisnis Jelajah Kampung. Unit bisnis tersebut adalah #idersayur. Tentunya hal tersebut merupakan inovasi dalam menyikapi pandemi Covid-19 yang mengharuskan warganya untuk stay at home.
"Ider Sayur ini merupakan salah satu cara dari unit bisnis Jelajah Kampung agar perekonomian warga tetap bergeliat di tengah Covid-19. Namun dengan catatan tetap mengikuti SOP pencegahan Covid-19," ujar Anwar kepada Malang Post, Kamis (23/4) kemarin.
Sesuai dengan namanya, Ider Sayur memfasilitasi warga Malang Raya. Tidak hanya Kota Batu untuk bisa belanja melalui order by Whatsapp. Warga cukup di rumah saja untuk bisa membeli produk sayuran dan buah-buahan dari para petani di Kota Batu.
"Sesuai namanya, ider adalah Bahasa Jawa yang memiliki arti berjualan dengan berkeliling. Kami menjajakan jenis sayur dan buah sesuai dengan yang ada di katalog Ider Sayur," terang bapak dua anak ini.
Ia menguraikan beberapa jenis sayuran dan buah yang dijual diantaranya, paprika hidropinik, murbei, jambu kristal, lemon kering, baby buncis, tomat cery, baby corn, akar alang-alang, buah bitt, lettuce dan masih banyak lagi. Untuk harga pihaknya mematok sesuai harga pasar. 
"Kami juga menjual hasil produk olahan UMKM seperti strawberi kering, empon-empon seperti jahe merah dan beberapa kopi premium lokal asli Kota Batu. Warga bisa memesan melalui kontak Whatsapp," terangnya.
Tak hanya itu, ditambahkan Anwar jika Ider Sayur juga menerima pesanan dari luar kota. Namun dengan minimal pemesanan setengah kilogram per item dengan biaya ongkir Rp 5-10 ribu.
Selain Ider Sayur, bersama dengan 15 warga pelaku UKM di Kota Batu, Anwar juga membuka Katalog online di www.tukunuku.store untuk menampung produk-produk UKM yang menurun omsetnya akibat pandemi Covid-19.
 Isi dari katalog itu menjual mamin, kerajinan, creatif produk seperti masker. Namun dengan pelaku usah hanya dari Kota Batu. Kemudian nantinya akan dipromosikan ke medsos, blog, perbankan, Pemkot, BUMN, BUMD, Pemdes, DPRD hingga perusahaan swasta. 
Tak hanya itu, pihaknya juga merangkul jasa kurir lokal (Kulo) yang tidak masuk dalam aplikasi untuk proses pengiriman produk yang terjual melalui Tuku Nuku. Khususnya bagi Kulo yang terdampak pekerjaan akibat Covid-19 ini. (eri/jon)

Editor : suparijono
Penulis : kerisdianto