BNNP Jatim Waspadai Evolusi Peredaran Sabu-sabu



SURABAYA - Jaringan pengedar narkoba punya banyak trik untuk mengelabui petugas. Mereka terus berevolusi menyelundupkan barang terlarang agar tidak terendus. Misalnya saja dengan mengirim sabu-sabu dengan ekspedisi.

Pengiriman via eskpedisi ini sudah beberapa kali ditemukan oleh aparat berwajib. Misalnya saja dengan menyisipkan paket sabu-sabu ke dalam paket pakaian. Ada pula yang menyertakan paket narkotika dengan pengiriman sandal wanita. Lalu, ada juga yang disamarkan dengan mengatakan bahwa paket yang dikirimkan adalah barang pecah belah. Cara-cara seperti itulah yang terus diwaspadai oleh petugas. 
Baru-baru ini, BNN Provinsi Jatim juga mendapati modus serupa (lewat ekspedisi). Yakni dengan menyusupkan sabu-sabu dengan pengiriman paket buah mangga. "Ini modus yang baru. Kami temukan itu di dalam karung pengiriman mangga," terang Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Fatkhur Rahman, Rabu (12/7).
Jenderal bintang satu itu memaparkan, dalam paket tersebut ditemukan 100 gram sabu-sabu. Serbuk haram tersebut dikirim dari Medan. Hal semacam ini menjadi kewaspadaan lembaga anti madat tersebut, sebab pengedar narkoba biasanya mencari celah sesempit mungkin.

Pada temuan tersebut, BNNP sempat kesulitan untuk melacak. Pasalnya, aroma buah mangga lebih dominan. "Bau mangga lebih menyengat sehingga tidak tercium anjing K-9," jelasnya.
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1985 itu melanjutkan, pihaknya terus berkordinasi dengan berbagai pihak agar tidak kalah dengan jaringan narkoba. Misalnya dengan pihak ekspedisi sendiri, kantor pos, hingga kerja sama dengan otoritas bandara.
Sepanjang tahun ini menurutnya, BNNP Jatim sudah menangkap 29 orang pelaku narkoba. 15 diantaranya berstatus sebagai bandar. Menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional,Fatkhur mengajak seluruh elemen masyarakat agar konsisten bersama-sama memerangi narkoba.
"Kalau ada anggota keluarganya yang menjadi korban narkoba laporkan saja. Kami akan merehabilitasi tanpa dipungut biaya," tuturnya.
Sejauh ini, BNNP gencar melakukan razia ke sejumlah tempat. Kinerja mereka juga akan dibantu dengan upgrade alat IT dan senjata untuk memberangus jaringan narkoba. (did/jpg/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :