Kebut Pembahasan Raperda RDTRK


 
SURABAYA - Pembahasan Raperda Rencana Detil Tata Ruang dan Kota (RDTRK) memasuki materi pembahasan zona (kawasan) dan rencana tata bangunan dan lingkungan (RTPL). Rapat kerja pansus RDTRK yang sudah memasuki pembahasan ke-11 ini, akan terus dikebut.
Harapannya, bisa rampung sesuai dengan target dalam kurun waktu 60 hari kerja. Saifuddin Zuhry selaku Ketua Pansus RDTRK mengatakan bahwa masalah ini harus segera diselesaikan karena menyangkut kepentingan semua pihak.
“Jangan sampai ada saling kontradiksi antar aturan satu dengan yang lain, makanya harus detail, lebih baik kami melakukannya beberapa kali dalam waktu yang panjang,” katanya.
Bahkan, pihaknya meminta waktu perpanjangan 60 hari lagi untuk pembahasan.
“Semangatnya melindungi kepentingan semua pihak, ketimbang cepat tetapi bermasalah dibelakang hari,” tambah Saifuddin Zuhry.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya ini juga mengungkapkan bahwa materi pembahasan telah masuk dalam materi zona. Namun masih hanya menyangkut soal kawasannya dan tidak menyangkut detil persil kawasan.
“Ada beberapa zona, tapi salah satu adalah soal kawasan di Ampel, bagaimana peradaban, kondisi dan lingkungannya dulu,” ungkapnya. 
“Ini merupakan bentuk konsistensi Pemkot Surabaya dalam menjaga eksistensi sejarah, makanya kami butuhkan pendapat dari para ahli,” tambah dia.
Lebih lanjut, ia juga mengayakan bahwa secara makro tata kota di Surabaya ini kelak akan mengatur zona (kawasan) secara rinci. Rincian itu, yang dituangkan dalam RDTRK.
“Sehingga, semua pihak bisa mengetahui seperti apa dan bagaimana pernak-pernik bangunannya. Jadi tidak kacau dan merusak lingkungan,” pungkasnya. (bj/mar)

Berita Lainnya :

loading...