Khofifah-Emil Lebih Kaya

 
SURABAYA - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menjadi pasangan dengan total kekayaan mencapai Rp 31.806.731.670. Mereka mengalahkan pasangan nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.
Keduanya memiliki total kekayaan hanya Rp 19.464.308.846. Berdasarkan data harta kekayaan yang disampaikan Eko Sasmito, Khofifah memiliki harta kekayaan lebih besar dibandingkan Gus Ipul. 
Hal ini dibacakan Ketua KPU Provinsi Jatim Eko Sasmito dalam acara Pilkada Berintegritas 2018 'Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)' Pasangan Calon Kepala Daerah se-Jatim di gedung negara Grahadi Surabaya, kemarin.
Harta kekayaan Khofifah yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp 23.552.699.762. Sedangkan, harta kekayaan Gus Ipul hanya Rp 17.598.885.769. Begitu juga kekayaan Emil lebih besar dibandingkan Puti. 
Emil melaporkan kekayaannya ke KPK pada 15 Januari 2018 sebesar Rp 8.254.061.908. Sedangkan, Puti memiliki harta kekayaan sebesar Rp 1.865.423.077. Harta kekayaan Puti dilaporkan ke KPK pada 12 Januari 2018.
Harta kekayaan kedua pasangan calon itu dilaporkan ke KPK dengan tanggal yang berbeda. Jika pasangan Khofifah-Emil melaporkan pada 15 Januari 2018. Pasangan Gus Ipul-Puti melaporkan harta kekayaan pada 5 Januari 2018 dan 12 Januari 2018.
Acara Pilkada Berintegritas 2018 ini dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo, kedua pasangan calon gubernur-wakil gubernur dan 18 pasangan calon bupati-wakil bupati dan calon walikota-wakil walikota. Serta, sejumlah unsur Forkopimda Jatim. 
Diberitakan sebelumnya, kedua pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Jatim telah menyerahkan Tanda Terima Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang didapat dari KPK kepada KPU Jatim. 
Berkas berupa Tanda Terima LHKPN dari KPK itu telah diserahkan ke KPU Jatim jatuh pada Sabtu (20/1) lalu, yang merupakan hari terakhir menyerahkan berkas kelengkapan untuk diteliti selanjutnya. (bj/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :