Obituari Bos Properti Araya Didi Rudianto



SURABAYA - PT. Araya Bumi Megah (ABM) berduka. Owner sekaligus Direktur Utama (Dirut) perusahaan yang bergerak di sektor properti itu, Didi Rudianto wafat di rumah sakit, pada usia 80 tahun, Sabtu (4/8) pagi. Jenazahnya baru dimakamkan di TPU Keputih, Surabaya.
Pantauan Malang Post, ratusan pelayat berdatangan ke rumah duka di Jalan Sedap Malam Surabaya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ayah kandung Direktur PT. ABM, Ismono Jossianto tersebut. Berbagai ucapan duka cita muncul dari para pejabat hingga politisi.
Salah satunya notaris di Kota Malang, I Gede Mastra SH. Dia datang dengan mengendarai mobil Toyota Alphard, N 9000. Begitu tiba di rumah duka, pria yang mengenakan baju putih dan celana hitam itu, disambut General Manager (GM) Araya Group, Prima Hartono dan Direktur Malang Post, Sudarno.
Ketiganya sempat berbincang tentang sepak terjang Didi, sapaan almarhum dalam membesarkan perusahaan properti tersebut, termasuk perumahan Kota Araya. Menurut Sudarno, sosok Didi merupakan pengembang yang memulai bisnisnya di perumahan Pondok Blimbing Indah.
“Saya ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat. Perusahaan saya akan dapat menyerap ratusan tenaga kerja,” ungkap Sudarno ketika Didi sempat berbincang-bincang dengan dirinya, puluhan tahun lalu. Hal ini juga dibenarkan beberapa karyawan Kota Araya yang datang melayat..
General Manager Araya Golf, M. Arwan menerangkan, sosok Didi yang dikenal juga pekerja keras, sangat baik di kalangan para pegawai ataupun koleganya. Bahkan, ia sempat mengundang karyawannya datang merayakan ulang tahunnya ke 80 di Hotel Sheraton Surabaya, 6 Juli 2018 lalu.
Arwan juga mengungkapkan keteladanan Didi dalam bekerja. “Beliau masih mengurusi perusahaannya. Rapat dengan beberapa karyawan di kantor PT. ABM di Surabaya. Semangatnya patut diacungi jempol meski kondisi kesehatannya menurun dua bulan terakhir,” tutupnya. (mar/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :