Tol Mojokerto – Kertosono Molor sampai September

MOJOKERTO - Ruas Tol Mojokerto-Kertosono sepanjang 40,5 Km yang ditargetkan bisa dioperasikan penuh akhir Juli 2017 lalu, kembali molor. Pemegang hak konsesi PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) mengoreksi target menjadi bulan September 2017.
Kepala Divisi Pelaksana Proyek Tol Mojokerto-Kertosono PT MHI Samsul Chair mengatakan, pembangunan ruas Tol Mojokerto-Kertosono menyisakan seksi 2 dan 4. Progres konstruksi di seksi dua sepanjang 19,9 Km saat ini mencapai 92 persen. Sementara di seksi 4 sepanjang 0,9 Km baru mencapai 84 persen. "Untuk seksi 2 diharapkan selesai Agustus ini, sedangkan seksi 4 target kami selesai September nanti," kata Samsul, Selasa (1/8/2017). 
Seksi 2 membentang antara Desa Kedunglosari-Tembelang-Jombang hingga Desa Pageruyung-Gedeg-Kabupaten Mojokerto. Sementara seksi 4 yang menjadi penghubung dengan tol Solo-Kertosono, membentang antara Desa Gondangmanis dan Brodot di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.
"Di seksi 2 sedang konstruksi overpass di Kedungmlati, Watudakon, Carangrejo dan Kendalsari. Di seksi 4 proses konstruksi pile slab sepanjang 200 meter," terang Samsul.
Kembali molornya pembangunan ruas Tol Mojokerto-Kertosono, tambah Samsul, bukan karena persoalan teknis. "Ada kendala-kendala non teknis seperti tuntutan-tuntutan warga yang sedikit banyak berpengaruh ke jalannya konstruksi," tandasnya. 
Pada pertengahan Juni 2017, Samsul menyatakan target konstruksi di seksi 2 dan 4 rampung pertengahan Juli. "Target kami pembangunan seksi 2 dan 4 selesai pertengahan Juli 2017. Dengan begitu, akhir Juli tol Mojokerto-Kertosono bisa dioperasikan sepenuhnya," kata Samsul saat meninjau pembangunan di seksi 2 kala itu.
Sejauh ini, ruas Tol Mojokerto-Kertosono baru dioperasikan pada seksi 1 dan 3. Seksi 1 sepanjang 14,7 Km telah dioperasikan sejak Oktober 2014. Bagian ini menghubungkan Bandar Kedungmulyo dengan Tembelang Kabupaten Jombang.
Sementara seksi 3 sepanjang 5 Km antara Desa Kemantren-Kecamatan Gedeg hingga Desa Canggu-Kecamatan Jetis dioperasikan Desember 2016. Ruas tol ini terkoneksi dengan seksi 4 tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).(dtc/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :