22 Hektare Hutan Terbakar


BATU - Kebakaran hutan di lereng Gunung Panderman yang terjadi sejak Minggu (22/7) malam telah mencapai luasan 22 hektare. Analisa sementara, kebakaran terjadi karena faktor alam.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan, petugas gabungan tengah melakukan upaya pemadaman kebakaran. Upaya pemadaman dengan cara sekat bakar agar meminimalisir penyebaran api.
"Sekitar 150 petugas gabungan telah berangkat ke lokasi kebakaran. Upaya pencegahan dilakukan agar area hutan yang terbakar tidak meluas," jelas Rochim.
Ia menjelaskan, kebakaran yang terjadi karena faktor alam. Pasalnya lokasi kebakaran  berada di sisi timur lereng Gunung Panderman. Sehingga tidak dimungkinkan pendaki melewati lokasi tersebut.
"Dari analisa awal kebakaran bukan karena faktor pendaki yang lalai. Tapi karena faktor alam. Ini dilihat dari lokasi yang berada di sisi timur lerang Gunung Panderman," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dari tiga titik yang terbakar, satu titik telah berhasil dipadamkan. Sedangkan dua titik lainnya tengah dilakukan penanganan dengan sekat bakar. Jika tidak memungkinkan dilakukan sekat bakar akan dilakukan bakar balik.
Untuk para pendaki yang sebelumnya melakukan pendakian dipastikan telah turun dari gunung tersebut. Sehingga tidak ada korban.
Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si telah melakukan pantuan di Pos Pantau Panderman. Upaya yang telah dilakukan selain pemadaman yakni  penetapan tanggap darurat dan pembuatan posko komando di Pos Panderman.
"Sudah dilakukan pembagian tim serta tugas masing-masing. Saat ini Tim Gabungan Pemadaman Kebakaran Hutan Gunung Panderman  yang dibagi menjadi tiga tim sejak pukul 08.30 WIB tadi melakukan upaya pemadaman kebakaran," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, lokasi kebakaran dengan kemiringan hingga 90 derajat juga membuat petugas kesulitan memadamkan api. "Memang tidak bisa serta merta dipadamkan, karena kemiringan lokasinya ada yang sampai 90 derajat,” jelasnya.
Dewanti menambahkan, jika diperlukan, upaya pemadaman dengan hujan buatan akan diusahakan. Bahkan Pemkot Batu akan berkoordinasi dengan Lanud Abd Saleh dan Perum Jasa Tirta untuk merealisasikan rencana tersebut. "Penyiraman dari udara dapat dilakukan oleh TNI Angkatan Udara, jika diperlukan," tandasnya. (eri/van)

Berita Terkait