ACT Malang Kirim Tiga Truk Bantuan


MALANG - Dampak bencana tsunami selat sunda masih dirasakan masyarakat pesisir Banten dan Lampung Selatan. Kerusakan infrastruktur masih memicu kelumpuhan ekonomi. Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang kembali memberangkatkan truk kemanusiaan berisi logistik untuk Banten dan Lampung Selatan dari Balai Kota Among Tani, Senin (21/1) kemarin.
Kegiatan tersebut terasa istimewa karena truk kemanusiaan diberangkatkan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Turut hadir dalam pemberangkatan itu, Wakil Wali Kota, Punjul Santoso, BPBD dan ratusan ASN.
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, pihaknyaa sangat mendukung kegiatan kemanusiaan seperti itu. Bahkan dia siap meviralkan kegiatan seperti sehingga orang lain melakukan kegiatan sama.
“Kegiatan seperti ini mudah-mudahan menular kepada semua orang. Mereka bukan hanya masyarakat Malang Raya, tetapi seluruh Indonesia,” ungkap dia.
Sebelumnya, ACT Malang telah memberangkatkan bantuan ke lokasi bencana Lombok dan Palu. Kali ini, ACT kembali mengirimkan bantuan untuk korban tsunami selat sunda.
Branch Manager ACT Malang, Warang Agung mengatakan, di Banten masih banyak korban belum terbantu akibat tsunami. Dia berharap, bantuan itu sedikit meringankan beban para korban.
“Melalui amanah masyarakat Malang dan Batu, ACT Malang mengirimkan bantuan logistik tiga truk dengan nilai lebih Rp 160 juta.  Nantinya akan bertambah.  Semoga upaya ini dapat mempercepat proses pemulihan,’’ tandas Agung kepada Malang Post.
Tidak hanya membawa bahan logistik, ACT juga mengirimkan relawan dengan berbagai keterampilan. Relawan tidak hanya dikirim ke Banten, tetapi juga Lampung, Lombok dan Palu.
ACT, kata dia, turut membantu pemulihan seperti pembangunan rumah hunian sementara. Mereka juga membantu pemulihan fasilitas umum dan memberikan perahu-perahu nelayan.
Dia menjelaskan, bantuan tidak lepas kontribusi warga Malang Raya. ACT bersama warga terus menggalang bantuan untuk korban bencana sampai masa pemulihan dan membangkitkan kehidupan. (mp4/sir/feb)

Berita Terkait