Atlet Paralayang Dapat Penghargaan Wapres


Malang Post, ATLET Paralayang Kota Batu berjaya di tingkat Internasional. Even terakhir di Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) seri kedua di Versac Serbia dan seri tiga di Sant-Mount Piere Canada disabet oleh enam atlet Paralayang. Rika Wijayanti, salah satu atlet paralayang langsung mendapatkan penghargaan dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla.
Rika Wijayanti adalah salah satu dari enam atlet paralayang yang mewakili tim nasional Paralayang Indonesia ini. Dia meraihjuuara putri PGAWC seri dua  di Versac Serbia juara kedua putri PGAWC seri tiga Sant- Mount Piere, Canada.
Selain Rika, atlet-atlet lain juga berjaya. Ardi Kurniawan meraih juara pada tiga seri yakni, juara tiga beregu PGAWC Seri satu diManado Indonesia, juara pertama beregu PGAWC Seri duaVersac, Serbia dan juara tiga beregu PGAWC seri tiga Sant-Mount Piere, Canada.
Atlet paralayang lain dari Batu yang meraih juara adalah Jafro Megawanto dengan juara tiga Putra PGAWC Seri 3 Sant-Mount Piere, Canada dan juara beregu PGAWC Seri 3 Sant- Mount Piere, Canada. Roni Pratama berjaya menjadi  juara tiga putra PGAWC seri tiga Sant-Mount Piere, Canada dan juara beregu PGAWC Seri tiga Sant- Mount Piere, Canada. Joni Effendi meraih juara tiga beregu PGAWC seri tiga Sant - Mount Piere, Canada. Sementara Ike Ayu Wulandari meraih juara duaPGAWC seri dua di Versac, Serbia.
Karena prestasi ini, salah satu atlet paralayang Kota Batu Rika Wijayanti meraih penghargaan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai atlet muda berprestasi. Alumnus SMK 17 Agustus Kota Batu ini menerima penghargaan langsung dari Wapres Yusuf Kalla, Sabtu (19/8) lalu di Jakarta Convention Center.
"Alhamdulillah, bisa mendapatkan penghargaan ini, bisa memotivasi saya di seri keempat di Slovenia. Mohon doa restu warga Batu, agar bisa juara di seri terakhir tersebut," ujar Rika kepada Malang Post.
Jika dalam seri ini, Rika bisa kembali merebut juara, Rika akan menjadi juara dunia putri ketepatan mendarat karena dalam dua seri meraih juara. Begitu juga dengan tim beregu berpeluang merebut juara dunia.
Keenam atlet paralayang Kota Batu ini saat ini sedang menjalani TC di Puncak Bogor sebelum bertolak ke Slovenia untuk mengikuti kejuaraan seri terakhir PGAWC.
Mahfud, Sekretaris KONI Kota Batu memberikan apresiasi kepada keberhasilan FASI PLGI Kota Batu yang sudah mempersiapkan atletnya secara matang. Atlet Kota Batu tidak hanya berjaya ditingkat Jatim dan nasional, tapi juga Internasional.
"Kami memfasilitasi penyiapan atlet-atlet paralayang ini melalui FASI PLGI Kota Batu dengan memberikan bantuan parasut setiap tahun untuk latihan rutin," ujar Mahfud. 
Menurut Mahfud, sudah tiga tahun ini, KONI memberikan bantuan parasut harganya cukup mahal, berkisar Rp 60 juta. Lewat fasilitas ini, KONI Kota Batu berharap bisa merangsang minat masyarakat untuk mencintai olah raga ini.
"Banyak atlet pemula di FASI, saat ini mereka dipersiapkan untuk mengikuti kelas junior dalam PORPROV Jatim karena umur junior dibatasi maksimal 21 tahun. Kami dorong Pengcab FASI untuk mencetak atlet pemula," paparnya. 
Saat ini di FASI sudah ada 10 atlet pemula, ditambah 30 atlet senior dan enam masuk Pelatnas. (dan/feb

Berita Lainnya :