Bacaleg Ramai-Ramai Urus SKCK


BATU - Pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dalam Pemilu 2019 yang dibuka sejak 4 Juli lalu membuat para calon wakil rayat ini ramai-ramai mendatangi Polres Batu. Tercatat hingga tiga hari kemarin, sebanyak 120 Bacaleg datang ke Polres Batu untuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atau pun surat pengantar. Ini menjadi salah satu persyaratan untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kasubbag Humas Polres Batu AKP Supriyanto M.H mengatakan, hingga Kamis (5/7), ada sekitar 120 orang yang mengurus SKCK. Di mana jumlah tersebut adalah jumlah keseluruhan yang masuk database, yakni Bacaleg DPRD Kota Batu, DPRD Provinsi, DPD RI dan DPR RI.
"Susuai peraturan dan sesuai jenjang, Polres Batu menerbitkan SKCK untuk Bacaleg DPRD tingkat kota yang langsung ditandatangi oleh Kapolres. Sedangkan untuk tingkat atasnya, kami hanya menerbitkan surat pengantar ke Polda Jatim hingga Mabes Polri," ujar AKP Supriyanto kepada Malang Post, kemarin (6/7).
Ia menjelaskan, dari semua Bacaleg yang mengajukan SKCK, untuk DPRD Kota Batu masih sekitar 10 orang. Sedangkan sisanya adalah Bacaleg yang mendaftar di tingkat DPR dan DPRD Provinsi Jawa Timur serta DPR RI.
Ia memaparkan, bagi Bacaleg yang akan mengajukan SKCK, maka kelengkapan yang harus disiapkan, yaitu surat pengantar dari kelurahan yang telah melalui persetujuan RT dan RW, foto kopi KTP, KK, akta kelahiran, dan foto dengan ukuran dan jumlah tertentu.
"Sedangkan untuk pelayanan hampir sama seperti pemohon SKCK lainnya, Bacaleg bisa melakukan di jam kerja, mulai hari Senin hingga Sabtu. Begitu juga dengan biaya pengurusan SKCK sebesar Rp 30 ribu," paparnya.
Supriyanto juga menambahkan, bagi Bacaleg yang sudah memiliki SKCK tapi sudah habis masa berlakunya, pemohon cukup menyerahkan foto kopi KTP, kartu keluarga, dan akta kelahiran. Namun, dalam proses dan pelaksanaannya, pemohon SKCK harus datang langsung ke Polres Batu dan tidak bisa diwakilkan.

Dini Ardianti (40), Bacaleg dari Partai Nasdem Dapil 1, Batu A mengatakan jika dirinya telah menyelesaikan pengurusan SKCK. "Dalam proses pengurusan berjalan lancar. Ini datang bersama Bacaleg lainnya," ujar Bacaleg asal Kelurahan Ngaglik ini.
Ia menambahkan, setelah menyelesaikan pembuatan SKCK, Dini akan melanjutkan ke proses selanjutnya. Yakni Mengurus surat bebas dari tindak pidana ke pengadilan negeri (PN) Malang. Sesuai jadwal dari KPU RI, masa pendaftaran caleg DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota mulai 4 Juli hingga 17 Juli 2018 mendatang.
Ketua KPU Kota Batu Rochani mengatakan, dalam Pemilu serentak yang dilaksanakan pada tahun 2019, dalam pendaftarannya, Caleg wajib mendaftarkan dirinya melalui sistem informasi calon (Silon). Dimana melalui Silon ini bertujuan untuk mempermudah Caleg yang akan mendaftar. Selain itu juga akan mempermudah KPU untuk melakukan pengecekan jika ada data ganda.
"Artinya, kita bisa melakukan pemantauan melalui online jika ada Bacaleg yang mendaftar di dua tempat. Melalui Silon pula, masyarakat bisa dengan mudah mengetahui profil para Caleg," ujar Rochani.
Ia menguraikan, melalui Silon, Caleg hanya diperbolehkan mendaftarkan diri di satu daerah dalam satu partai politik yang menjadi peserta pemilu. Karena menurutnya, hal tersebut juga mempermuda pemeriksaan data atau informasi bakal caleg. Baik untuk KPU dalam pendataan dan masyarakat yang ingin mengetahui informasi tentang caleg tiap daerahnya.
‘’Dalam pendaftaran Pileg nanti, setiap Parpol hanya boleh mengusulkan kandidat sesuai dengan kursi yang ada tiap dapil. Di mana Kota Batu saat ini ada empat dapil. Misal di salah satu dapil hanya ada tujuh kursi, parpol juga harus mengirimkan tujuh Caleg. Jika melebihi kursi secara tidak langsung akan digugurkan,’’ tambahnya.
Selain itu, dari total kandidat setiap Dapil, KPU juga mewajibkan caleg perempuan sebesar 30 persen dari jumlah kursi. "Aturan itu merupakan afirmatif action yang harus dipatuhi. Bahkan untuk Caleg wanita, untuk no urut juga tidak boleh ditempatkan di bagian belakang sendiri," tegasnya. (eri/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :