Bangun IPAL dan TPS 3R, Pemkot Anggarkan Rp 1,94 Miliar


BATU - Upaya peningkatan kesehatan terus dilakukan Pemkot Batu pada tahun 2019 ini. Yakni dengan membangun IPAL komunal dan TPS 3 R senilai Rp 1,94 miliar di empat desa. Masing-masing Desa Pesanggrahan, Oro-Oro Ombo, Punten, dan Desa Pendem.
Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M mengatakan, pembangunan IPAL Komunal dan TPS 3 R merupakan program dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Dalam pelaksanaanya dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu.
"Untuk terus meningkatkan kesehatan masyarakat Kota Batu, tahun ini kami melakukan pembangunan sarpras. Mulai dari IPAL komunal di Desa Pesanggrahan dan Desa Pendem. Untuk TPS 3R di Desa Oro-Oro Ombo dan Punten," ujar Punjul kepada Malang Post, Sabtu (23/2).
Ia menjelaskan, untuk pembangunan IPAL komunal nantinya setiap desa akan menampung 50 KK. Pemilihan dua desa tersebut karena masih banyak masyarakat yang membuang air besar sembarangan atau open defecation free (ODF). Sedangkan untuk TPS 3R akan dibangun di Desa Oro-Oro Ombo dan Punten. Untuk TPS, masing-masing akan dibangun di lahan seluas 192,76 meter persegi. Pelaksanaan pembangunan akan dilakukan mulai Maret secara bertahap.
"Dengan adanya pembangunan IPAL komunal itu, kami berharap bisa menekan sekitar 900 warga yang tidak memenuhi jamban sehat. Begitu juga dengan TPS 3R yang bisa mengurangi limbah sampah untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan ketrampilan," bebernya.
Dari data Dinas Kesehatan, tahun 2018 lalu, desa/kelurahan yang masih ODF tercatat sebanyak 17 desa/kelurahan di tiga kecamatan Kota Batu. Sedangkan untuk masyarakat yang sudah ODF di 7 desa/kelurahan. Artinya, dari 17 desa yang masih open defecation (OD) terdapat 900 keluarga yang membuang limbah feses ke sungai. Dari jumlah itu, masyarakat tidak mampu dan ekonomi menengah. Begitu juga dengan TPS 3 R yang bertujuan agar masyarakat memilah sampah dari rumah. Sehingga target Kota Batu sebagai kota bersih sampah tahun 2019 bisa terwujud. (eri/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :