Belum Waktunya Bangun RSUD, Pemkot Tingkatkan Layanan Di Puskesmas


BATU - Pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Namun untuk memaksimalkan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemda harus memiliki Rumah Sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Hal itu ditegaskan Kepala BPJS Kesehatan Kota Batu, Prasetyo Wibowo. Menurutnya, jika Pemkot ingin meningkatkan layanan kesehatan seharusnya memiliki RSUD. Karena, dengan adanya RSUD akan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal dan meningkatkan PAD."Sudah seharusnya Kota Batu punya RSUD. Dengan begitu pelayanan bagi masyarakat. Khususnya bagi mereka yang tak mampu bisa maksimal," ujar Prasetyo kepada Malang Post, Jumat (3/5) kemarin.
Selain itu, dengan adanya RSUD akan peningkatan PAD, untuk membiayai masyarakat yang tidak mampu. Meskipun saat ini di Kota Batu sudah ada lima rumah sakit. Namun, lima rumah sakit tersebut bukan milik Pemkot Batu. Padahal  harus melayani 72 persen peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dari jumlah penduduk yang mencapai 211 ribu jiwa. "Karena itu sudah selayaknya memiliki RSUD," imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batu, M. Chori mengungkapkan, Pemkot Batu belum waktunya memiliki RSUD. Meskipun dengan adanya RSUD PAD akan meningkat. ”Memang benar kalau ada RSUD ada peningkatan PAD. Artinya ada banyak warga Kota Batu yang sakit. Karena itu kami lebih mengupayakan program promotif dan preventifnya agar tak ada yang sakit. Bukan kuratifnya,” tegasnya.
Sehingga, harapannya Pemkot Batu lebih mengutamakan kenaikan kelas di lima Puskesmas yang ada di Kota Batu menjadi rawat inap. Karena selama ini dari lima Puskesmas masih tiga Puskesmas yang berstatus rawat inap. "Selain itu, kami juga akan membangun satu Puskesmas di Kecamatan Bumiaji. Rencananya akan dibangun di perbatasan Desa Tulungrejo dan Sumber Brantas tahun 2020 nanti," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Batu, Sri Rahati menambahkan, untuk pembangunan RSUD menurut kajian di Kota Batu sudah mencukupi. "Artinya di Kota Batu sudah ada enam RS dengan lima RS menjadi tersertifikasi BPJS Kesehatan. Sehingga tak perlu dibangun RSUD," pungkasnya. (eri/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :