BKAD Temukan Mobil Berjamur


BATU - Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Pemkot Batu melakukan pengecekan aset berupa kendaraan dinas,  baik motor maupun mobil di lapangan parkir Balai Kota Among Tani Batu, Senin (4/2). Dalam pengecekan, tim BKAD menemukan beberapa kendaraan tak terawat.
Pengecekan kendaraan digelar selama tiga hari, Senin (4/2) hingga Kamis (7/2) nanti. Tercatat ada 820 kendaraan aset Pemkot Batu dilakukan pengecekan fisik, mesin dan kelengkapan surat-surat. Dari total kendaraan tersebut, mobil sebanyak 240 unit dan motor sebanyak 579 unit.
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso ikut melakukan pengecekan. Dia mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan operasional dinas jabatan dan operasional dinas. Pengecekan mulai kondisi fisik, kelengkapannya termasuk surat-surat kendaraan bermotor.
"Inventarisasi aset ini untuk mengetahui kondisi kendaraan dalam keadaan terawat atau tidak. Jika ada mobil atau motor yang tidak dirawat, BKAD memberikan sanksi, terburuk penarikan," ujar Punjul kepada Malang Post.
Ia menjelaskan lebih lanjut, setelah dilakukan pendataan akan dilanjutkan evaluasi. Dengan begit, diketahui kendaraan milik siapa dan dari OPD mana tidak terawatt. Semua itu akan memudahkan penarikan kendaraan.
"Kami temukan ada beberapa mobil yang jamuran hingga tergores atau tidak terawat. Karena sudah ada anggaran dari tiap OPD untuk perawatan, maka kendaraan yang rusak, pengguna wajib bertanggung jawab. Jika tidak, BKAD akan menarik mobil tersebut," tegasnya. 
Kepala BKAD Kota Batu, Eddy Murtono meneybutkan, pengecekan kendaraan juga untuk mendata apakah ada mobil yang  belum dikembalikan  pegawai pensiun. "Itu juga untuk menyesuaikan apakah pejabat OPD membawa kendaraan sesuai dengan kode plat nomor," imbuhnya.
Eddy menguraikan pengecekan kendaraan dilakukan dalam tiga sesi. Pada hari pertama, Senin (4/2) diikuti instansi Asisten Umum dengan jumlah 140 kendaraan. Semua terbagi mobil, 71 kendaraan dan motor 69 kendaraan.
Hari kedua atau Rabu (6/2) besok dari instansi Asisten Administrasi Pemerintahan dengan jumlah 344 kendaraan yang terbagi 93 mobil dan 250 motor. Sedangkan Kamis (7/2) dari Asisten Administrasi pembangunan dan Kesra dengan jumlah 336 kendaraan, terbagi 76 mobil dan 260 motor. (eri/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :