Please disable your adblock and script blockers to view this page


Calon Kades Mulai Kampanye


BATU - Calon Kepala Desa pada tiga desa di Kecamatan Junrejo Kota Batu mulai melakukan kampanye mulai Senin (10/12). Tahapan kampanye yang berlangsung hingga Rabu (12/12) besok dilakukan  calon kades setelah mereka melalui tahapan penyampaian visi misi, Minggu (9/12) lalu. Penyampaian visi misi para calon kades ini dilakukan di kantor desa yang melakukan pemilihan, yakni Mojorejo, Pendem dan Tlekung.
Desa Mojorejo memiliki calon Kades terbanyak dari dua desa lain, yakni lima orang. Mereka telah mengikuti penetapan nomor urut dengan nomor satu ditempati Muslimin, nomor dua Suroto, nomor tiga Kholis, nomor empat Suwarno (incumbent) dan nomor lima adalah Rujito. ''Masing-masing calon mendapatkan waktu 15 menit. Penyampaian visi misi calon Kades berjalan lancar, aman dan kondusif,'' tegas Ketua Panitia Pilkades Mojorejo, Karjono.
Dia menjelaskan, visi misi itu Kades ini secara umum menyesuaikan dengan Visi Misi Kota Batu, yakni Desa Berdaya Kota Berjaya. Nantinya Kepala Desa terpilih melakukan arah pembangunan seperti pembangunan Kota Batu," ujar Karjono kepada Malang Post.
Ia menjelaskan lebih lanjut, waktu kampanye dimulai Senin (10/12) kemarin hingga Rabu (12/12) besok. Setiap hari, ada dua calon menggelar kampanye. "Karena  ada tiga hari waktu kampanye, setiap hari ada dua calon melakukan kegiatan ini. Karena ada lima calon, pada hari terakhir hanya satu calon," bebernya.
Dalam pelaksanaan kampanye itu, calon menggelar kampanye pada delapan RW.  Kampanye dilakukan dengan door to door, membawa sound system berkeliling dan sebagainya. "Untuk cara kampanye, kami beri kebebasan. Asal pada hari itu calon yang lain tidak kampanye," imbuhnya.
Sementara untuk alat peraga kampanye  (APK), sesuai kesepakatan. Setiap calon boleh memasang disetiap RT, 3 APK dari jumlah 22 RW. Panitia juga telah membuat 20 APK yang sudah dipasang pada tempat stategis. "Untuk tempat pemasangan tidak ada aturan, terpenting tidak memasang APK di lokasi depan calon lain," tegasnya.
Jika ada pelangaran, lanjut Karjono, panitia tingkat desa melaporkan ke panitia tingkat kota. Begitu juga dengan sanksi yang memberikan adalah panitia tingkat kota.
Untuk DPT di Desa Mojorejo sebanyak 3.734 pemilih, dusun Kajang sebanyak 2366 pemilih dan Ngandat sebanyak 1368 pemilih. DPT Desa Pendem sekitar 4500, dan DPT Desa Tlekung sekitar 3.449. Sedangkan pengamanan, panitia Pilkades melakukan koordinasi dengan melibatkan Kepolisian, TNI dan Limnas.
"Untuk kotak suara, kami meminjam KPU, kemungkinan menggunakan kotak  transparan. Tapi juga tidak menutup kemungkinan mengunakan kotak suara lama," tandasnya.
Sementara calon Kades dari Pendem ada empat, diantarnaya Moch. Andri Febianto, Tri Wahyuwono (incumbent), M.Samsul Hadi dan Khojanah Hasan. Desa Tlekung hanya dua calon Kades, yakni Halinyoto dan Mardi. (eri/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :