Dewanti Kembali Ingatkan Netralitas ASN


BATU – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko kembali menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas dalam Pemilu 2019. Hal itu ditegaskan Dewanti Rumpoko kepada ASN usai melakukan penandatanganan pakta integritas Kepala OPD bersamaan apel pagi Balai Kota Among Tani Batu, Senin (21/1).
"Usai debat Pilres pertama Pemilu 2019 minggu lalu, ASN tidak usah ikut apapun. Baik berkomentar, berfoto dengan menunjukkan simbol dimedia sosial. Intinya tidak boleh berpolitik sama sekali," ujar Dewanti kepada Malang Post.
Dewanti mengatakan, peringatan kepada ASN tersebut wajib dilakukan. Karena jika tidak mengindahkan hal tersebut, Pemkot melalui BKPSDM tidak akan membantu.
"Jika salah satu ASN terbukti melakukan itu, kami tidak bisa membantu. Peringatan ini sudah saya sampaikan sedini mungkin," ungkapnya.
Karena itu, lanjut orang nomor satu di lingkungan Pemkot Kota Batu ini, ASN lebih konsentrasi dalam menjalankan tugas. Mereka bisa melakukan positif dan aktif dalam komunitas lingkungan, seperti Sabers Pungli hingga membantu penanganan bencana alam.
Sementara itu Kepala BKPSDM Kota Batu, Siswanto menambahkan, larangan ASN terlibat dalam kampanye politik telah diatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Ia menjelaskan, Kemenpan RB telah menerbitkan surat tentang pelaksaan netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan Pemilu Legislatif tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019.
Larangan tersebut telah tertuang dalam surat bernomor B/71/M.SM.00.00/2017. Pejabat pembina kepegawaian dan seluruh ASN dapat memperhatikan peraturan netralitas ASN dalam Pemilu.
"Jadi kami selalu mengingatkan kepada ASN agar berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu dimedia sosial. Baik itu membagi foto, komentar maupun share content yang berbau politik. Karena ada sanksi yang akan diberlakukan," bebernya. (eri/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :