Gorong-Gorong Tersumbat Mulai Dikeruk


BATU - Gorong-gorong Alun-Alun Kota Batu yang sempat tersumbut beberapa minggu ini segera mendapat tanggapan dari Dinas PUPR Kota Batu. Mengingat gorong-gorong utama yang tersumbat di Jalan Sudiro tersebut mengeluarkan bau limbah dari para pedagang yang sangat mengganggu wisatawan.
Kabid Bina Marga PUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, tak lama setelah mendapat laporan dari pedagang pihaknya bersama BPDD Kota Batu langsung menangani saluran pembuangan limbah dari ratusan pegangan yang ada di Alun-Alun Kota Batu. Bahkan, kemarin, telah dilakukan pengerukan jalur untuk gorong-gorong baru sepanjang 100 meter.
"Untuk perbaikan sudah kami lakukan sejak Senin lalu. Kami akan lakukan revitalisasi total dengan membuat gorong-gorong baru dengan penggunaan box culvert," ujar Alfi kepada Malang Post, Sabtu (26/1).
Ia menjelaskan, penggunaan saluran dengan box culvert bertujuan agar tidak terjadi lembali penyumbatan saluran limbah. Mengingat saluran yang mengalami penyumbatan merupakan bekas saluran sejak Kota Batu masih menjadi bagian dari Kabupaten Malang.  "Untuk target pengerjaan diperkirakan selesai dalam satu bulan. Tepatnya pada Februari depan sudah selesai," imbuhnya.
Pengerjaan yang dipatok hingga Februari itu bukannya tanpa alasan. Tapi karena pihaknya ingin aktivitas pedagang kembali normal, serta wisatawan tidak terganggu dengan bau yang ditimbulkan. "Apalagi pada bulan-bulan ini curah hujan tinggi. Dikhawatirkan air akan semakin meluber ke area dan jalan yang biasanya digunakan pedagang berjualan. Selain itu juga membuat wisatawan terganggu," tuturnya.
Sementara untuk anggaran yang dibutuhkan dalam pengerjaan diungkap Alfi sebesar Rp 200 juta. Anggaran itu diambilkan dari dana cadangan belanja tak terduga milik BPDD Kota Batu tahun 2019.
Menanggapi perbaikan gorong-gorong utama di Alun-Alun Batu, salah satu pedagang Jalan Sudiro, Imam Hanafi mengatakan, sangat berterima kasih pada Pemkot Batu. Karena Pemkot dengan cepat merespon keresahan pedagang akibat tersumbatnya gorong-gorong utama di Alun-Alun Batu. "Kami berterima kasih ke Pemkot karena sangat responsif. Padahal kami hanya laporan lisan saja. Tapi langsung dilakukan perbaikan," ujarnya.
Pihaknya bersama pedagang berharap pengerjaan perbaikan gorong-gorong segera diselesaikan. Karena terlihat beberapa pedagang yang berjualan di lokasi jalur gorong-gorong harus berjualan dengan menggunakan kayu sebagai alas. (eri/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :