Hari Ini, PKL Pasar Panggung Mulai Berjualan

MULAI JUALAN: PKL yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Panggung eks Rumah Tua mempersiapkan pemasangan banner di Lantai II GOR Ganesha, Alun-Alun Batu, Kamis (28/3) kemarin.
 
 
BATU - Hari ini 72 pedagang kreatif lapangan (PKL) yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Panggung eks pedagang Rumah Tua di Jalan Sudiro, Kelurahan Sisir, Pemerintah Kota Batu mulai berjualan. Itu setelah Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Batu memberikan ruang bagi mereka di Lantai II GOR Ganesha, Alun-Alun Batu. 
 
Kepala Diskoperindag Kota Batu, Eko Suhartono mengatakan, pihaknya telah memberikan tempat bagi PKL eks Rumah Tua yang direlokasi. Saat ini 72 PKL yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Panggung menempati lahan seluas 500 meter persegi. Dengan tiap bedak berukuran 2x2 meter.
"Area yang saat ini ditempati difasilitasi oleh Diskoperindag. Sementara dalam pembangunannya pembiayaan dilakukan secara swadaya oleh PKL Pasar Panggung," ujar Eko kepada Malang Post, Kamis (28/3) kemarin.
Ia menejelaskan lebih lanjut, para pedagang bisa mulai berjualan hari ini tanggal 29 Maret 2019. Selain itu, Eko menambahkan lahan relokasi itu diperuntukkan kepada eks pedagang Rumah Tua agar mereka tidak berjualan di pinggir jalan.
"Namun ada persyaratan bagi pedagang yang akan menempati. Yakni satu pedagang mendapatkan jatah satu bedak. Tidak boleh ada satu pedagang dengan dua bedak," tegasnya. 
Sementara itu, Jarwo selaku anggota eks Paguyuban Rumah Tua mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Pemkot Batu karena telah memberi fasilitas. Karena sebelumya para pedagang eks Rumah Tua harus berhenti jualan sekitar empat bulan ini. 
Ia menjelaskan untuk pengerjaan, diungkapnya, telah berjalan sejak awal Februari lalu. Mulai dari pengerjaan kerangka besi untuk atap dan bedak yang terdiri dari 50 pedagang makanan dan 22 pedagang asesoris.
"Besok (hari ini.red) kami sudah mulai berjualan, dibuka dengan tasyakuran sekitar pukul 20.00. Rencananya Pasar Panggung akan dibuka oleh Bu Wali Kota, Dra. Dewanti Rumpoko pada tanggal 2 April pekan depan," pungkasnya. (eri/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :