Kantor Desa Mojorejo Disegel


BATU - Tindakan tegas dilakukan Satpol PP dengan menghentikan pembangunan Balai Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo, Kamis (24/8) kemarin. Satpol tidak hanya menghentikan aktivitas pembangunan, tetapi langsung menyegel karena belum ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Robiq Yunianto, Kepala Satpol PP Kota Batu membenarkan adanya penyegelan bangunan kantor desa Mojorejo. Dia mengakui, sebenarnya penyegelan itu merupakan pilihan pahit bagi penegak perda bangunan adalah proyek gedung pemerintah.
Namun demi tegaknya perda, Robiq mengatakan terpaksa menyegel dan menghentikan proyek pembangunan balai desa dan sebuah warung yang ada di sampingnya. “Sebagai aparatur pemerintah harus menjadi contoh, karena itu tetap kita lakukan penyegelan,” ujar Robiq.
Kapan segel tersebut dilepas, Robiq mengatakan sampai Pemerintah Desa Mojorejo dan pemilik warung mengurus IMB. Tidak hanya menyegel dua bangunan tersebut, Satpol PP juga menyegel Indomaret yang ada di Desa Sidomulyo juga alasan IMB.  
“Kita juga melakukan operasi penertiban reklame. Ada tiga titik reklame yang kita bersihkan, terutama calon gubernur banyak dipasang di pinggir jalan. Biar tidak kumuh tampilan kota. Selain itu, pemasangannya tanpa dilengkapi izin, padahal Pilgub masih lama,” ujar Robiq.
Sementara itu, Muhammad Anwar, Kasie Pemerintahan Desa Mojorejo ketika dikonfirmasi terkait belum dimilikinya IMB, enggan memberikan jawaban. Meskipun pembangunannya sudah mencapai 50 persen, Anwar mengarahkan agar mengonfirmasi langsung kepada Kades Mojorejo, Suwarno. ‘’Kalau soal itu konfirmasi ke Kades saja,’’ ujar Anwar. Sementara itu Suwarno, Kades Mojorejo belum dikonfirmasi hingga kemarin terkait penyegelan karena belum mengantongi IMB. (dan/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :