Please disable your adblock and script blockers to view this page


Keren! Bayar PBB di Kota Batu Pakai Sampah

Perayaan HPSN Kota Bat
BATU-Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) digelar oleh Pemkot Batu, berlangsung sangat istimewa, Kamis (21/2). Bertempat di peternakan kuda PT. Megastar Indonesia, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Wali Kota Batu Dra. Dewanti Rumpoko M.Si melaunching program pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) dengan sampah. 
Pembayaran PBB dengan sampah yang menjadi bagian komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Wisata Batu. Untuk menghargai komitmen kepada stakeholder di Kota Batu, juga pemberian penghargaan kepada Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto SIK M.Si sebagai bapak penggerak lingkungan.
Penghargaan Sabers Pungli sebagai penggerak masyarakat dalam menjaga kebersihan, penghargaan Kampung Lumbung sebagai hotel yang mempelopori penggunaan produk daur ulang, penghargaan Klub Bunga sebagai juara pelaku usaha dalam ketaatan lingkungan.
Serta penghargaan sekolah budaya lingkungan (adiwiyata) tingkat kota SDN Sumbergondo 2 : SDN Pandanrejo 2, SDN Torongteho 3, tingkat provinsi oleh SDN Gunungsari 3, SDN Mojorejo 1, dan tingkat nasional SD Muhammadiyah 4 Batu. Juga pemberian penghargaan pada pemenang lomba desain pedestrian, lomba kreasi 1.000 tong sampah. 
Selain itu, berbagai kegiatan yang menyadarkan masyarakat untuk menjaga lingkungan juga digelar. Mulai dari pelepasan satwa oleh siswa-siswi sekolah dan penanaman 1.000 pohon. Ada juga penandatangan kerja sama antara Pemkot Batu dengan penegak hukum Polres Batu dalam menjaga lingkungan tentang pengelolan sampah sesuai Perwali No 2 Tahun 2014 tentang pengolahan sampah. Serta Penandatanganan pengolahan sampah plastik dengan Persatuan Hotel Restauran Indonesia (PHRI) Batu.
"Kegiatan ini merupakan komitmen dalam menjaga lingkungan serta membangun kesadaran bersama," ujar Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpko M.Si kepada Malang Post. 
Ia menjelaskan lebih lanjut, dari peryaan HPSN ini bisa mendorong budaya bersih dan produktif di Kota Batu. Serta meningkatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat luas dalam pengelolaan sampah. 
"Ini juga bagian dari sosialisasi dan edukasi permasalahan dari sumbernya. Kebersihan lingkungan ini bisa terwujud melalui sinergi dari Pemkot, masyarakat dan pemerintah pelaku usaha dalam mengelola sampah," paparnya. 
Kepala DLH Kota Batu, Arif As Siddiq mengatakan bahwa peringatan HPSN kali ini ingin mengajak dan menggugah kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan. Karena itu berbagai perlombaan di bidang lingkungan hidup digelar. 
Di antaranya, lomba taman pedestrian yang dimenangkan oleh Faizah Tri Rakhmawati (Juara 1), Duriat Permana Sugiharto (Juara 2), Sugiono (Juara 3), Taufik Abdul Rauf ( Harapan 1), Galih Rakasiwi (Harapan 2) dan Darmawan (Harapan 3). Serta itu juga digelar kreasi desain tong sampah bagi siswa-siswa di Kota Batu. 
"Untuk lomba pedestrian bertujuan untuk menyerap inovasi dan inspirasi masyarakat Batu dalam mempercantik tata ruang sebagai kota wisata," bebernya.
Untuk kreasi menghias tong sampah bertujuan untuk mengajak generasi muda melakukan hal kecil dalam menjaga lingkungan sekitarnya. Yakni dengan membuang sampah pada media yang telah dikreasi oleh mereka. 
"Tak hanya itu kami juga launching pembayaran PBB dengan sampah an organik. Di mana ada sekitar 70 jenis sampah yang bisa ditukarkan di bank sampah masing-masing desa," terangnya. 
Beberapa jenis yang bisa ditimbang, sampah plastik bening per kg : Rp 1.400, kresek : Rp 325, botol bening Rp 3.100, CD/DVD Rp 3.000, buku tulis Rp 1.800, kertas semen Rp 2.700, tembaga super Rp 41.500, dan banyak lagi.
Untuk memperjelas cara pembayaran. Juga digelar simulasi pembayaran PBB dengan sampah. Yang mana masyarakat cukup membawa sampah yang sudah dipilih dahulu. Kemudian ditimbang sesuai jenis sampah. 
Dalam penimbangan di Desa/Kelurahan melalui Bank Sampah LH. Masyarakat cukup membawa SPPT PBB. Setelah mendapatkan bukti pembayaran, kemudian masyakat membawa bukti tersebut ke Bank Jatim dan menerima pelunasan PBB. 
Saat ini, terdapat 122 Bank Sampah LH yang tersebar di 24 desa /kelurahan di Kota Batu. Dengan nasabah bank sampah yang telah tercatat sebanyak 90 orang. 
"Kami ingin dengan program ini masyarakat bisa berpartisipasi. Selain menjaga lingkungan juga meningkatkan partisipasi dalam membayar PBB," pungkasnya.(eri/ary)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :