Open Bidding Diskominfo, Pemkot Batu Berharap Diisi Pejabat Muda


BATU - Seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di tiga organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Batu yang dibuka sejak Rabu (16/1) lalu hingga saat ini belum ada pendaftar. Tiga OPD tersebut adalah, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, dan Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu.
Khusus untuk Dinas Kominfo, yang berhubungan erat dengan teknologi dalam menyebarkan informasi. Tak lepas dari generasi muda yang saat ini hampir seluruhnya menggunakan sosial media diharapkan Pemkot Batu diisi pejabat muda.
Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M, bahwa pihaknya berharap untuk lelang JPTP, khususnya di Diskominfo diisi pejabat muda. Menurutnya, zaman milineal dan berbasis IT, harus ada pejabat muda yang kreatif, inovatif dan memiliki pengetahuan tentang teknologi.
"Untuk Diskominfo kepala dinasnya tidak boleh gagap tentang IT. Tapi harus yang paham dan memiliki inovasi terkait Kota Batu. Misalkan saat ini telah memiliki inovasi berupa aplikasi yang berisi informasi di Kota Batu," bebernya.
Ia mengungkapkan lebih lanjut, misalnya saja kepala yang baru nanti bisa membuat aplikasi agar semua informasi di Kota Batu bisa diakses oleh masyarakat. Selain itu pengembangan aplikasi tentang pariwisata, pertanian, hingga akses tiap dinas terintegrasi ke masyarakat.
"Misalnya saja Diskominfo membuatkan aplikasi yang terintegrasi dengan Dinsos. Di mana dalam aplikasi itu masyarakat bisa mengetahui jumlah masyarakat miskin yang di Kota Batu hanya dengan by name by address," bebernya.
Sementara itu, Kasubid Data dan Informasi BKPSDM Kota Batu, Muslich menambahkan sudah hampir dua minggu sejak dibukanya pendaftaran dan penerimaan berkas sudah dimulai tanggal 16 Januari lalu belum ada pejabat yang mendaftar. Sementara penutupan pada 7 Februari 2019.
"Hingga saat ini masih belum ada pendaftar. Kemungkin masih menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan," imbuh Muslich.
Ia menambahkan, setelah proses penutupan administrasi pada 8 Februari 2019, pengumuman hasil seleksi dilakukan pada pada 11 Februari 2019. Kemudian pejabat yang lolos akan mengikuti assesment atau uji kompetensi dasar dan bidang di Bandiklat Provinsi di Surabaya pada selama tiga hari mulai 18-20 Februari 2019. (eri/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :