Polda Segera Panggil Tiga ASN


BATU – Polda Jatim langsung bergerak cepat melakukan penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) setelah menerima pelimpahan dari Polres Batu, Selasa (29/8) lalu. Polda segera melakukan pemanggilan nama-nama yang terkait dalam kasus OTT yang dilakukan tim Saber Pungli Kemenkopolhukam dan Polres Batu ini.
“Langsung, kami akan melakukan penanganan setelah ada pelimpahan OTT dari Polres Batu,’’ ungkap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera kepada Malang Post.
Dia membenarkan, Polda mendapatkan pelimpahan kasus OTT tersebut Selasa (29/8). Setelah itu, Polda membuat berkas pelimpahan, Rabu (30/3) kemarin.  “Hari ini (kemarin) kami membuat berkas pelimpahan itu. Kami pasti segera melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi,’’ terangnya ketika dihubungi melalui ponselnya.
Hanya saja, siapa nama-nama yang bakal dipanggil tersebut, Barung belum mau menyebutkan. Pemangggilan itu tentunya akan dilakukan secara bertahap. Mereka akan dimintai keterangan langsung di Mapolda Jatim.  Apakah tiga ASN Pemkot Batu akan dipanggil? “Pastilah. Mereka akan dipanggil,’’ tegas dia.
Seperti diketahui, Saber Pungli Kemenkopolhukam sempat mengamankan tiga ASN Pemkot Batu dalam OTT di Sawojajar Kota Malang, Kamis (24/8) lalu. Ketiganya adalah Kabid Cipta Karya Nugroho Widyanto alias Yayan, Kasi Perumahan Fafan Firmansyah,dan Kasi Cipta Karya pada Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Pemkot Batu Muhammad Hafid.
Tidak hanya, tiga ASN, pihak lain juga akan dipanggil untuk pemeriksaan terkait dengan OTT. Misalnya saja, PT Gunadharma Anugerahjaya juga dipastikan akan mendapat pemanggilan dari Polda Jatim. “Pokoknya, pihak-pihak yang terkait dengan OTT ini akan dipanggil,’’ tambah dia.
Lebih lanjut dia menjelaskan, Polda menangani kasus OTT Kota Batu untuk menjaga netralitas. Jika OTT tersebut tetap ditangani Polres Batu, maka akan rawan terjadi resistensi. Sebab Polres Batu dan Pemkot merupakan lembaga dalam satu tingkat sehingga ada hubungan atau komunikasi baik antar lembaga. (feb/han)