Siswa SD Gelar Pameran Tunggal


BATU - DI TENGAH persiapan menghadapi ujian masuk Pondok Pesantren Modern Gontor, Bintang Tanatimur, pelajar SD Islam Terpadu (SDIT) Nurul Islam Gamping Jogjakarta menggelar pameran lukisan tunggal keduanya di Galery Raos, mulaiJumat (18/8) lalu. Siswa kelas 6 SD ini semestinya memamerkan 29 karya, namun dua lukisan malah tertinggal di rumahnya.
Ketika pameran ini dibuka Dewanti Rumpoko, ada 27 lukisan kanvas karya terbarunya (2017). Dewanti Rumpoko memuji keindahanan lukisan Bintang, anak Miekke Susanto, kurator lukisan dari Jogja.
"Masih kecil sudah melakukan pameran tunggal kedua. Ini sungguh luar biasa. Semoga anak-anak Kota Batu terinspirasi dan termotivasi untuk menjadi pelukis seperti Bintang," ujar Dewanti.
Wali Kota Batu Batu terpilih ini mengatakan, Pemkot Batu akan memfasilitasi seniman cilik. Di Balai Kota Among Tani terdapat ruangan yang bisa dipergunakan para seniman cilik untuk berkreasi.
Dalam karya lukisanya, Bintang seolah menghidupkan imajinasi lewat karya kaya warna. Karya itu juga indah dan kaya teknik lewat gambar-gambar khas anak seperti bangun bintang, benda-benda di rumah, robot, figur dan mainan.
Menurut Ayu Nur Aisyah, Manajer Operasional Pameran Bintang Melukis Bintang, pameran ini merupakan sarana unjuk kreasi, komparasi dan edukasi untuk anak SD dan sekolah menengah.
"Dia menangis, karena ingin dibuatkan pameran tunggal, akhirnya kami membuat pameran ini di Kota Batu. Kota ini memiliki banyak seniman cilik," ujar Ayu. Karena seniman masih anak-anak, tidak ada tema untuk pameran ini. "Free tanpa ada tema apa pun," paparnya.
Sementara itu Djuli Djatiprambudi, kurator lukisan memuji hasil lukisan Bintang. Ia menyebut lukisan Bintang melampaui kemampuan anak-anak seusianya. Bintang memiliki keberanian untuk mengeksplorasi teknik, tema dan medium.
Karya yang dihasilkan pun sangat kaya imajinatif, beragam dan mampu mewujudkan karya lukis, batik, sketsa dan diorama. Pameran ini akan ditutup nanti Sabtu (26/8) mendatang. (dan/feb)

Berita Lainnya :