Smart City Kota Batu Jadi Role Model di 2020


BATU -  Tahun 2020 Kota Batu bakal menjadi role model Smart City bagi daerah lain, sesuai dengan tipologi daerahnya. Hal itu dipastikan setelah Kota Batu menjadi bagian dalam gerakan menuju 100 smart city 2019.
Untuk menjadi Smart City, berbagai proses tengah dilakukan Pemkot Batu dengan mengikuti bimbingan teknis gerakan menuju 100 smart city 2019 selama dua hari di Balai Kota Among Tani Batu, sejak Rabu (10/7) hingga Kamis (11/7) hari ini.
Kepala Diskominfo Kota Batu, M. Agoes Machmoedi mengatakan, dalam Bimtek menuju Smart City merumuskan beberapa strategi, mulai dari penguatan SDM hingga pengembangan aplikasi yang dapat digunakan untuk pelayanan masyarakat yang terintegrasi di setiap Organiasi Perangkat Daerah (OPD).
"Sesuai dengan namanya, Smart City adalah alat agar setiap pelayanan dan pengelolaan wilayah menjadi efektif dan efisien. Kota Batu bagian dalam role model gerakan 100 Smart City," ujar Agoes kepada Malang Post, Rabu (10/7). 
Ia menjelaskan, untuk kerangka Smart City nantinya terbagi menjadi enam. Diantaranya smart governments, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment.
Agoes mencontohkan, untuk smart government adalah gambaran dari tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan secara  pintar. "Ini nanti meninggalkan tata kelola yang pemerintahan yang tradisional. Sehingga menghasilkan bisnis proses yang lebih cepat, efektif, efisien, komunikatif  dan selalu melakukan perbaikan," bebernya.
Lebih lanjut untuk sasaran dari Smart Governance adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang ekfektif, efisien, komunikatif, dan terus melakukan peningkatan
kinerja birokrasi melalui inovasi dan adopsi teknologi yang terpadu.
Begitu juga dengan smart branding, yang diartikan sebagai inovasi dalam memasarkan daerahnya. Sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah dengan mengembankan tiga elemen, yaitu pariwisata, bisnis, dan wajah kota. "Intinya tidak lepas dari visi sebagai Kota Berjaya Desa Berdaya," imbuhnya.
Sementara itu, menurut Staf Ahli Kementerian Kominfo bidang Teknologi, Herry Abdul Azis, dari diskusi yang digelar selama dua hari ini, nanti akan diperoleh akan menjadi rujukan dalam menyusun masterplan Gerakan Menuju 100 Smart City Kota Batu. Di dalamnya akan memuat abstraksi program kegiatan hingga 10 tahun mendatang.        
“Untuk mewujudkan Smart City ini dibutuhkan sinergi dan keseriusan dari seluruh OPD. Sehingga gerakan Smart City berjalan maksimal," bebernya. (eri/aim)

Berita Terkait