Tahun Depan Tetap Prioritas Pendidikan


BATU - APBD Kota Batu tahun 2020 diprioritaskan untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM). Prioritas tersebut diwujudkan dalam program pendidikan dan kesehatan. Sedangkan pengentasan kemiskinan dilakukan dengan cara membuka lapangan pekerjaan dan memacu UMKM.
Hal ini disampaikan Wali Kota Batu Dra. Dewanti Rumpoko MSi saat menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2020. Penyampaian tersebut dilakukan di DPRD Kota Batu, Selasa (16/7) kemairn.
Dalam penyampaian KUA PPAS, Pemkot Batu memprioritaskan program peningkatan SDM melalui pendidikan dan kesehatan. Sedangkan pengentasan kemiskinan dengan cara membuka investasi untuk lapangan pekerjaan. Selain itu pembangunan infrastukur untuk desa wisata dan revitalisasi Pasar Besar Batu.
"Untuk prioritas KUA PPAS Kota Batu sudah sangat jelas. Kami lebih utamakan untuk pendidikan dan kesehatan bagi semua warga. Karena dua akses tersebut demi masyarakat Kota Batu secara tak langsung akan meningkatkan SDM dan sektor lainnya," ujar Dewanti kepada Malang Post.
Selain itu penguatan pada visi desa berdaya kota berjaya yang meliputi pengembangan pariwisata, pertanian dan UMKM juga menjadi prioritas. Untuk mengembangkan pariwisata misalnya ia meminta desa menggali potensi yang dimiliki.
Sedangkan untuk infrastruktur, tahun 2020 Pemkot Batu juga akan melakukan revitalisasi Pasar Besar Kota Batu di Jalan Dewi Sartika. Karena termasuk proyek besar Pemkot Batu pihaknya berharap program tersebut direncanakan dengan maksimal.
Mengantisipasi adanya gagal lelang untuk revitalisasi Pasar Besar Batu, Dewanti meminta agar rekanan diberi informasi terkait adanya lelang. Sehingga setiap program bisa dilaksanakan tepat waktu.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edy Purnomo menanggapi penyampaian anggaran tahun 2020 sudah sesuai aturan. Namun yang harus diperhatikan agar program pemerintah disusun dengan baik. Sehingga pembahasan bisa tepat waktu dan anggaran terserap maksimal.
"Begitu juga dengan Silpa yang cukup besar pada tahun lalu. Kami minta agar disusun secara profesional dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Teruman perekonomian, infrastruktur, kesehatan dan peningkatan SDM," bebernya. (eri/van)

Berita Terkait