Tahun ini, Daftarkan Tujuh Cagar Budaya


BATU - Kota Batu memiliki ratusan bangunan atau objek nilai sejarah yang belum terdaftar sebagai warisan cagar budaya. Untuk melindungi Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) dari kepunahan, Dinas Pariwisata mendata tujuh objek dan mendaftarkan ke Registrasi Nasional (Regnas) Cagar Budaya, awal tahun ini.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengatakan, Kota Batu memiliki sekitar 150 bangunan atau benda diduga merupakan cagar budaya. Dari jumlah tersebut, Dinas Pariwisata telah mendata dan mendaftarkan 69 item ke Regnas Cagar Budaya, Kemendikbud.
"Banyaknya Obyek Diduga Cagar Budaya di Kota Batu menjadi salah satu alasan Disparta tidak mendaftarkan semua bangunan atau objek. Sehingga setiap tahunnya Disparta hanya mendata dan mendaftarkan 7-8 ODCB ke Regnas Cagar Budaya, Kemendikbud," ujar Imam kepada Malang Post, Senin (21/1) kemarin.
Pendaftaran ODCB dengan jumlah terbatas itu, karena Disparta Kota Batu tidak memiliki Tim Ahli Cagar Budaya (TACB). Sehingga pihaknya harus bekerja sama dengan tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan. Setelah didaftarkan, ada tahap verifikasi tim ahli.  "Setelah dilakukan verifikasi kemudian dilakukan kajian secara ilmiah dan terakhir ditetapkan Kepala Daerah sebagai warisan cagar budaya," imbuh mantan Kepala Satpol PP Kota Batu ini.
Ia menjelaskan lebih lanjut, sebenarnya ada ratusan bangunan peninggalan Belanda. Namun pihaknya harus melakukan seleksi terlebih dahulu karena dari segi prioritas, ODCB memiliki kriteria. Diantaranya, apakah bangunan itu terancam punah atau posisi mendesak, apakah bangunan itu langka atau unik, dan terakhir apakah punya nilai sejarah.

Berita Terkait

Berita Lainnya :