Tiga Nama Seleksi JPTP Tiga OPD Diumumkan


BATU - Hasil tiga nama peserta dalam seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di tiga organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Batu telah diumumkan Rabu (20/3). Hal itu disampaikan Kepala BKPSDM Kota Batu, Siswanto.
Ia menyebutkan, tiga nama hasil seleksi dari tujuh pendaftar, yang mampu meraih nilai terbaik diantaranya, Aries Setiawan, Kabag Protokol, Lucia Aries, Kabid DP3AP2KB Kota Probolinggo, dan M Agoes Mahmudi, Kabid Promosi Disparta untuk open bidding Dinas Komunikasi dan Informatika, Kota Batu.
Sedangkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) adalah Titing Nurhayati dari Dinas Pendidikan, Dyah Liestina Kabag Pemerintahan, dan MD Furkan, Kabag Organisasi.
Sedangkan yang lolos dari lima pendaftar di Dinas Sosial diantaranya Muji Dwi Leksono Kabag Hukum, Suliyanah Kabag Humas, dan Ririk Mashuri, Kabid Perpustakaan Dinas Perpus dan Kearsipan.
"Tiga nama yang lolos dari tiga OPD yang dilelang tersebut diambil dari tiga nilai tertinggi hasil penilaian Tim Pansel yang diketuai Tauchid Djatmiko. Lebih lanjut, hasil tersebut akan disetorkan ke KASN," ujar Siswanto kepada Malang Post, Rabu (20/3).
Kemudian, setelah mendapat persetujuan dari KASN, tiga nama itu akan dipilih secara prerogratif dan dilakukan pelantikan. "Untuk pelantikan, kami usahakan bisa dilakukan bulan ini. Sehingga program dari tiga OPD segera dikerjakan dengan maksimal," tegasnya.
Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Batu, Suliyanah mengatakan sangat bersyukur bisa lolos tiga besar dalam seleksi JPTP di Dinas Sosial. Sebelumnya, dalam pemaparan makalah Suliyanah mengangkat tema tentang 'pemberdayaan masyarakat desa dalam menangani masalah sosial kemiskinan untuk mewujudkan visi Kota Batu desa berdaya kota berjaya'. "Dalam makalah yang saya angkat. Saya menjelaskan jika permasalahan Kota Batu saat ini terdapat sebanyak 31.958 fakir miskin tahun 2017," bebernya.
Dengan permasahan tersebut, menurutnya akan menyebabkan kriminalitas yang semakin meningkat, putus sekolah, dan tingkat kesehatan yang menurun. Karena itu, pemberdayaan bagi masyarakat dianggapnya sangat penting.
"Karena itu saya menawarkan program pengembangkan industri kecil di pedesaan, peningkatkan mobilitas tenaga kerja serta mobilitas modal, dan program penanggulangan kemiskinan. Sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Batu," pungkasnya. (eri/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :