Wali Kota Wajibkan Siswa Membaca Satu Jam se-Hari


BATU - Sumber daya manusia menjadi prioritas penting untuk memajukan suatu daerah, disusul pembangunan. Karena itu Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko,M.Si mewajibkan para pelajar untuk membaca setidaknya 1 jam per hari.
Hal tersebut ditegaskan Dewanti setelah adanya Perwali Kota Batu, sebagai Kota Literasi. Sehingga tak hanya pendidikan dasar. Tapi seluruh masyarakat Kota Batu ikut berpartisipasi dalam meningkatkan literasi. "Dengan ditetapkan Perwali Kota Batu sebagai Kota Litersi saya ingin para siswa-siswi mau membaca setiap hari 30-60 menit. Begitu juga dengan guru yang terus berinovasi dalam mengajar," ujar Dewanti kepada Malang Post, kemarin.
Dewanti menjelaskan, Kota Wisata Batu juga menjalankan program Inovasi untuk anak sekolah di Indonesia. Itu juga dalam rangka mendukung Perwali sebagai Kota Literasi.
Contohnya, Inovasi yang dilakukan seperti siswa membuat buku bersama. Selain itu, untuk guru membuat atau menyusun pembelajaran yang menarik bagi siswa-siswinya. Misalkan saja untuk kelas literasi di SDN Punten 1, menggunakan media pembelajaran dan big book atau karya guru dan siswa berupa buku gambar bercerita. Serta pengajaran dengan media permainan ular tangga dengan kosa kata familiar.
Sementara itu, Communication Office program Inovasi Jatim, Dian Kusuma Dewi menambahkan bahwa saat ini beberapa sekolah di Kota Batu telah mengaplikasikan program tersebut. Diantaranya MI Miftahul Ulum, Bustanul Ulum, Tarbiyatul Ulum, As Salam, Iskandar Sulaiman, dan MI Alam Lukman Al Hakim.
Sedangkan untuk SD adalah SDN Pinten 1 dan SDN Sumbergondo 2 Kota Batu. "Dengan adanya program seperti di SDN Punten 1. Anak didik akan merasa senang dalam belajar dan membaca. Sehingga jalannya proses belajar mengajar lebih menyenangkan dan fresh," pungkasnya. (eri/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :