Kampanye di Media 23 Maret – 14 April 2019

 
BATU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) Kota Batu menggelar rapat pengawasan dan pamantauan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye Pemilu tahun 2019 bersama media massa, di Jalan Bukit Berbunga, Kantor Bawaslu Kota Batu, pada Kamis (15/11) kemarin. Tujuannya agar Parpol peserta dalam Pemilu serentak 2019 tidak melanggar UU Pemilu dan keputusan bersama antara Bawaslu, KPU, dan Dewan Pers. 
Ketua Bawaslu Kota Batu Abdur Rochman, ST menjelaskan, rapat bersama awak media untuk melakukan sosialisasi pengawasan kampanye di media massa. Di mana kampanye di media massa baru boleh dilaksanakan nanti mulai tanggal 23 Maret  hingga 14 April 2019.
"Sosialiasi ini ingin menjelaskan bahwa saat ini belum waktunya masa kampanye. Jika hal tersebut dilanggar Bawaslu akan memberikan sanksi sesuai UU Pemilu. Bahkan Bawaslu menggandeng Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers sebagai gugus tugas pengawas kampanye Pemilu 2019," ujar Rochman kepada Malang Post.
Begitu juga dengan kampanye melalui medsos, yang mana saat ini setiap tim sukses wajib mendaftarkan maksimal 10 platform media sosial kepada KPU. Itu agar tidak terjadi kampanye yang bermuatan SARA.
Hadir Koordinator Divisi Humas dan Hubal, Bawaslu Provinsi Jatim, Nur Ellya Anggraini M.Si sebagai pemateri yang menegaskan bahwa pemasangan iklan di media massa tidak boleh atau menampilkan citra diri calon dengan kumulatif. Yang artinya tidak boleh menyebutkan secara bersamaan nomor urut partai dan calon. 
"Karena itu, saat memasuki masa iklan kampanye di media, media massa mempunyai kewajiban untuk memberi kesempatan yang sama, mematuhi kode etik jurnalistik (KEJ) dan UU Pemilu. Sebisa juga memuat iklan layanan masyarakat (ILM) mengenai pemilu," pungkasnya.(eri/lim)

GSK Kubur Mimpi Jr Smuba

 
BATU - Dua tim Divisi Utama antara GSK melawan Jr Smuba berebut kemenangan untuk lolos dalam fase group kompetisi Asosiasi PSSI Kota Batu (Askot) yang digelar di Lapangan Arjuno, Bumiaji, Kota Batu Kamis (15/11) kemarin. Hasilnya, GSK mampu menyudahi permainan dengan kemenangan telak 4-2 atas Jr Smuba.
Pada jalannya pertandingan penentu itu, sebenarnya pertandingan babak pertama berlangsung imbang. Tercatat sejak kick off dimulai kedua tim saling adu serangan. Bahkan, Jr Smuba mampu unggul terlebih dahulu di menit ke 11 berkat gol yang diciptakan oleh Cristian Eka. 
Namun keunggulan Jr Smuba tak mampu bertahan lama. Tepatnya pada menit ke 38, GSK melalui kaki Handoko mampu menyamakan kedudukan. Hingga peluit babak pertama dibunyikan hasil berakhir dengan skor 1-1.
Memasuki babak kedua, kedua tim menunjukkan permainan terbuka. Mengingat merek butuh kemengan untuk bisa lolos. Hasilnya hanya satu menit setelah kick off, yakni di menit 46, Kharis Asad sebagai pemain tengah mampu membalikkan keunggulan bagi GSK dengan skor 2-1.
Tak mau pulang lebih dulu, Jr Smuba menaikkan ritme permainan dan mampu membuahkan gol penyeimbang melalui kaki Isa Mursyid pada menit ke 50. Sehingga skor berubah menjadi 2-2 dan tensi permainan makin panas.
Menyisakan 30 menit berakhirnya pertandingan, Jr Smuba yang terlalu asik menyerang malah harus kebobolan dari serangan balik. Yakni Eka Pandu yang mampu melesatkan bola ke gawang Jr Smuba di menit ke 56. 
Dari gol ketiga GSK, membuat permainan Jr Smuba menurun. Hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh pemain-pemain GSK. Sehingga pada menit ke 71 pemain nomor punggung 3, yakni Ahmad mampu mengoyak penjaga gawang Hildan untuk keempat kalinya. 
Sementara itu, pada pertandingan lainnya antara Divisi Dua antara Punten FC harus tunduk dengan Torongrejo Putra dengan skor 0-2. Di mana pada pertandingan tersebut digelar di Lapangan Perdamaian Temas.(eri/lim)

Pendaki Terjatuh dari Gunung Butak


BATU – Danang Wasis Mahhendra, mahasiswa ITATS Surabaya warga Jalan Dinoyo Sekolahan II No.40A, Surabaya sempat hilang kontak saat melakukan pendakian di Gunung Butak, Kota Batu. Namun, korban akhirnya bisa diselamatkan tim BPBD Kota Batu.

Berita Terkait

Berita Lainnya :