230 Lowongan Guru di Kota Malang


MALANG - Peluang menjadi guru di Kota Malang terbuka lebar saat pendaftaran aparatur sipil negara (ASN) atau CPNS yang rencananya digelar serentak 19 September nanti. Dari 282 formasi atau lowongan ASN di kota pendidikan ini, 230 di antaranya untuk jatah guru.
Secara rinci formasi tersebut terdiri dari 230 tenaga guru, 39 tenaga kesehatan, 6 tenaga teknis infrastruktur, dan 7 tenaga khusus honorer K2. Dari kuota ASN yang diperoleh Pemkot Malang, memang yang menjadi prioritas yakni pendidikan dan kesehatan.
“Bila berbicara terbanyak memang tenaga guru karena bidang tersebut yang paling kami butuhkan. Untuk itu kami maksimalkan apa yang telah diberikan,” ujar Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nur Widianto.
Sementara untuk pemberkasan pendaftaran rencananya, melalui portal Badan Kepegawaian Nasional (BKN) karena bersifat nasional. Yakni melalui laman sscn.bkn.go.id. Untuk itu, semua warga yang ingin mengabdi menjadi ASN bisa mendaftar asalkan memenuhi syarat pendaftaran.  
“Karena pelaksanaannya bersifat terpusat online, jadi kami lebih memantapkan pada komunikasi dan koordinasi dengan BKN Regional Jawa Timur,” katanya.
Sementara itu, formasi  CPNS untuk Pemkot Batu akan diketahui Jumat (14/9) besok. Hal ini ditegaskan Kabid Mutasi BKPSDM Kota Batu, Zulkarnain. Ia mengatakan, Wali Kota Batu, Dra Dewanti Rumpoko M.Si selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) tengah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim.
"Untuk jumlah formasi CPNS Kota Batu belum dipastikan. Karena hari ini Bu Wali selaku PPK sedang berada di Surabaya. Kemungkinan besar formasi akan diserahkan pada 14 September besok," jelasn Zulkarnain.
Lebih lanjut dia menjelaskan, Kota Batu sebelumnya mengajukan 265 formasi CPNS sesuai kebutuhan. Namun hingga saat ini belum mendapatkan persetujuan.
Hal tersebut juga ditegaskan Wakil Wali Kota Batu, Ir Punjul Santoso MM bahwa BKPSDM sudah mengajukan sesuai kebutuhan. Punjul mengungkapkan, proses pengajuan mengalami keterlambatan karena beberapa hal. Salah satunya Kepala BKPSDM Kota Batu, Wiwik Sukesi mengajukan pensiun dini sejak 7 September lalu.
"Jadi yang awalnya formasi CPNS untuk Kota Batu sudah bisa diketahui , akhirnya harus mundur. Ini juga terkendala dengan hari libur Selasa (11/9) ," kata dia.
Sementara itu, Pemkab Malang masih menunggu surat dari Kemenpan-RB terkait teknis pendaftaran CPNS tahun 2018. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono.
Namun demikian, Didik mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya sempat mengajukan formasi CPNS. Hanya saja ia tak hafal. Kepala BKD Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah hingga tadi malam belum dapat dihubungi. ia sedang mengikuti rapat di Surabaya.  
Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejak tahun 2013 lalu, jumlah PNS Kabupaten Malang, terus berkurang, karena pensiun, meninggal dunia dan pindah ke tempat lain. Hingga tahun 2018 ini, kekurangan PNS di Pemkab Malang mencapai 4.000 orang. (lin/eri/ira/van)

Berita Lainnya :