5 Mantan Kepala UPT Jadi Pejabat Pengawas


MALANG - Lima orang pejabat mantan kepala UPT di lingkungan Pemkot Malang, Selasa (16/4) , secara resmi diambil kembali sumpah jabatannya untuk menduduki posisi baru, yakni menjadi pejabat pengawas.
Wali Kota Malang Drs H Sutiaji memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pengawas di Ngalam Command Centre (NCC) Balai Kota Malang. Lima pejabat ini berasal, satu orang berasal dari Dinas Perhubungan (Dishub), Tiga dari kelurahan (Klojen, Ciptomulyo dan Bandulan) dan terakhir dari puskesmas.
“Ini lanjutan yang kemarin saja. Ada yang belum secara resmi dilantik. Sekarang sudah dilantik lagi sisanya,” kata Sutiaji saat ditemui usai pelantikan lima pejabat pengawas baru.
Sebelumnya, pada 4 Februari lalu, Pemkot Malang mengepras 30 UPT dan melakukan mutasi pada 49 pejabat pengawas. Setidaknya ada 30 UPT yang tidak lagi aktif. Dari 43 UPT, menjadi tinggal 13 unit saja yang aktif.
Ada 30 UPT yang tidak lagi aktif menyusul adanya Undang-Undang nomor 23 pasal 232 tentang Pembentukan Perangkat Daerah dan Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 dan Permendagri 12 tahun 2017.
Berdasarkan aturan Permendagri, diamanatkan supaya daerah melakukan evaluasi. Oleh karena itu, koordinasi terus supaya tidak terjadi tumpang tindih, Sehingga sejak Februari lalu sebanyak 49 pejabat pengawas harus dimutasi.
“Akan tetapi untuk tunjangan tidak ada yang berubah sama saja. Kita mengikuti PP yang baru itu dan SK baru,” terangnya ketika ditanya mengenai adakah perubahan tunjangan yang sempat dikhawatirkan sejumlah pihak.
Ia berharap pejabat baru ini dapat melaksanakan tugas dengan baik sesuai apa yang ditugaskan. Menurut Sutiaji penyesuaian aturan dan juga penempatan kepegawaian merupakan hal wajar. Dimana hal utama tetap kinerja dan target pelayanan maksimal pada masyarakat harus dicapai. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :