Agar Tidak Bosan, Anak Diajak Belajar Sambil Bermain

Outing Class, murid–murid TK Mekarsari Blimbing kunjungan ke Stasiun Blimbing dengan tema pembelejaran kendaraan.
 
 
TK MEKARSARI BLIMBING
MALANG– Belajar sambil bermain merupakan kegiatan yang dilakukan untuk tingkat pendidikan TK dan PAUD. Perlu teknik-teknik khusus untuk menyusun kegiatan belajar sambil bermain ini menjadi proses belajar yang menyenangkan. Seperti yang dilakukan murid-murid TK Mekarsari Blimbing, dengan mengkombinasi kegiatan belajar di ruang dan di luar kelas. 
Anggun Beta, Kepala Sekolah TK Mekarsari Blimbing menegaskan, selalu mengupayakan anak dapat menerima materi yang diberikan dengan cara yang tidak membosankan. Seperti melakukan proses pembelajaran di luar ruangan, hal ini juga akan menambah pemahaman murid tentang materi yang disampaikan oleh guru. 
Dengan mengacu pada enam aspek nilai-nilai agama, moral sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik dan motorik pada murid, sekolah juga menerapkan beberapa praktek untuk menunjang perkembangan anak. Seperti praktek salat, gerakan salat dan menghafal doa-doa dalam salat. 
"Selain untuk melatih motorik dan daya ingat anak, hal ini juga membuat anak menjadi terbiasa dan lama-lama akan hafal gerakan dan juga bacaan salat. Untuk membentuk murid yang berkarakter setiap hari sebelum memulai pelajaran seluruh murid akan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian berdoa setelah itu baru proses belajar,“ kata Anggun.  
Selain itu, ada juga kegiatan-kegiatan ektra untuk melatih keterampilan serta kemandirian anak. Seperti drumband dan mewarna. “Sebelum murid menentukan ektra apa yang akan dipilih, terlebih dulu ada komunikasi dengan orang tua untuk menyesuaikan ektra apa yang sesuai dengan bakat dan minat putra putrinya. Ini dilakukan supaya anak juga nyaman dan merasa sesuai dengan minatnya, sehingga selama kegiatan ekstra anak juga merasa senang,“ paparnya. 
“Kami juga aktif mengajak murid-murid outing class, melakukan kunjungan menyesuaikan tema yang disusun oleh guru. Seperti pada semester satu tema-tema yang diberikan yaitu tentang diriku, lingkungan dan tanaman. Kemudian kunjungan dilakukan di tempat wisata edukasi yang mana anak bisa mendapat informasi, melakukan praktek dan mengetahui langsung dari tema-tema yang telah diberikan guru,“ tuturnya. 
TK Mekarsari juga akan menambah satu kelas Kelompok Bermain untuk  anak usia 2 sampai 3 tahun. “Kami aktif dalam mengikuti perlombaan dan mendapatkan beberapa prestasi diantaranya, kejuaraan bercerita, foto genic, menari dan mewarna. Ketika anak mengikuti perlombaan anak menjadi terlatih untuk tampil lebih percaya diri dan tanggung jawab,“ tambahnya. 
Bertepatan dengan hari kasih sayang, murid TK Mekarsari membuat kartu ucapan dengan bahan dasar kertas asturo dalam bentuk yang beragam. “Selain untuk melatih motorik anak dalam menempel dan mengunting kertas, kartu ucapan ini juga sebagai ucapan kasih sayang anak yang nantinya akan ditujukan kepada orang tua ,“ pungkas Anggun. (mp5/sir/udi)

Berita Terkait