Ajak Muslimat Jaga Silahturahmi


MALANG - Calon Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menekankan pentingnya silaturahmi untuk menjalin kebersamaan dan menjaga kondusifitas Kota Malang. Terlebih jelang Ramadan, Sutiaji menekankan hal ini agar dapat selalu dipegang masyarakat Kota Malang.
Hal tersebut disampaikannya dihadapan puluhan ibu-ibu Majelis Ta’lim Muslimat NU Ranting Dinoyo, Kota Malang, Jumat (11/5).
“Niatnya kesini taklim dan silahturahmi. Tambah umur kita tambah kebaikan,” ungkap Sutiaji di gedung Muslimat NU Dinoyo.
Ia pun menyampaikan, jika ibu-ibu Muslimat dapat terus menjaga situasi Kota Malang dengan melakukan kegiatan-kegiatan bermanfaat, seperti menjalin silahturahmi satu sama lain.
Di bulan Ramadan ini, diharapkan pula seluruh warga dapat meningkatkan keimanan dengan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Pasalnya menurut Sutiaji akhlak akan terbentuk dari ibadah yang baik.
“Kita saling jaga dengan memperbanyak ibadah. Ibu-ibu Muslimat juga bisa,” terangnya.
Tidak hanya melakukan kunjungan dan memberikan siraman rohani kepada ibu-ibu Muslimat NU, pasangan Calon Wali Kota Malang dan Calon Wakil Walikota Malang Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko juga mengunjugi jamaah Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Gang 3C Kolonel Sugiono, Mergosono, Kecamatan Kedungkandang sebelumnya.
Sutiaji memberikan tausiah di hadapan jamaah Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah dalam acara pengajian menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
 “Hamdalah yang diucapkan dengan ikhlas dan paham makna insya Allah dapat menghancurkan kesombongan, keegoisan, serta keakuan dalam diri kita. Jika di dalam diri masih ada sifat keakuan berarti kita masih sombong. Sifat keakuan itu membahayakan karena menghalangi rasa keikhlasan kita” ungkap Sutiaji.
Ia menyampaikan, ucapan hamdalah yang berbunyi “Alhamdulillah” akan meneguhkan hati kaum muslimin dan muslimat bahwa yang patut dipuji hanyalah Allah SWT, Dzat yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri.
Manusia itu masih butuh apa-apa dan butuh siapa-siapa,  seperti butuh makan, butuh tidur, dan butuh uang. Oleh karena itu kita tidak berhak sombong, tambahnya.  Ramadan datang jangan disia-siakan. Bila umur sampai, mari kita sambut kedatangan bulan suci Ramadan ini dengan suka cita. “Kita tidak tahu kapan maut menjemput, siapa tahu besok saya meninggal, siapa tahu besok malaikat Izrail datang mencabut nyawa, semoga bulan Ramadhan ini bisa kita manfaatkan dengan baik”, ujar Sutiaji di akhir tausiahnya.. (ica/aim)

Berita Terkait