AKP Sutomo Kasat Shabara, Kompol Pujiharto Kapolsek Kedungkandang


MALANG – Gerbong mutasi jabatan di lingkungan Polres Malang Kota kembali bergerak. Senin (12/8), jabatan pimpinan Kasat Sabhara, Kapolsek Kedungkandang dan Kapolsek Blimbing resmi berganti. Selain apel serah terima jabatan (sertijab), Polres Malang Kota juga memberikan korp rapor kenaikan pangkat pengabdian kepada dua anggota Polri menjelang purna tugas.
AKP Sutomo Kapolsek Kalipare Polres Malang menempati jabatan baru sebagai Kasat Sabhara Polres Malang Kota dan AKP Hery Wahyu Widodo Kasat Sabhara Polres Malang Kota menggantikan Kompol Triono Susanto sebagai Kapolsek Blimbing. Kompol Triono menempati jabatan baru sebagai Anjak Bag Ren Polres Malang Kota. Sedangkan Kapolsek Kedungkandang, yang sebelumnya dijabat Kompol Suko Wahyudi digantikan Kompol Pujiharto Kabag Ren Polres Batu. Kompol Suko menempati jabatan barunya sebagai Kasubbag Renmin Dit Pam Obvit Polda Jatim.
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengatakan, di lingkungan kepolisian mutasi adalah hal yang wajar untuk melakukan regenerasi dalam organisasi. “Kepada pejabat lama, saya ucapkan terima kasih atas tugasnya selama ini. Sedangkan untuk pejabat baru, saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung,” ujarnya.
Pada kesempatam tersebut, ia meminta para pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang ada di Polres Malang Kota. Menurutnya, jabatan baru tersebut merupakan amanah dan juga tantangan yang diberikan untuk melakukan tugas kedinasan di wilayah hukum Polres Malang Kota. "Segeralah membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan sesama jajaran personel. Terlebih lagi adalah perlu penyempurnaan dan menciptakan inovasi baru," tandasnya.
Asfuri menambahkan, dalam mengemban tugas baru, banyak hal-hal yang patut diwaspadai. Utamanya kejadian pencurian hingga peredaran narkoba di wilayah Kota Malang. Untuk itu, ia meminta kepada para pejabat baru menuntaskan kasus pencurian dan melakukan pencegahan dengan memberikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat.
“Mulai dari mahasiswa hingga masyarakat yang tinggal di perumahan dan perkampungan supaya selalu waspada terhadap kejadian kriminalitas dan juga bahaya narkoba,” tegasnya.(tea/lim)

Berita Terkait