Ambi Made Swenten Berbagi Bersama Anak Yatim Piatu


MALANG – Jiwa sosial betul-betul melekat pada diri Ambi Made Swenten. Pria 50 tahun ini tidak hanya mengelola Yayasan Yatim Piatu Habibah di Jalan Anggrek 2 No 9 RT05 RW03, Desa Asrikaton, Pakis. Tapi dia juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu lainnya.
Kemarin, Made, sapaannya dan pengurus Yayasan Yatim Piatu Habibah memberikan santunan kepada 70 anak yatim piatu dari Yayasan Yatim Piatu Nurul Huda. Pemberian santunan digelar di aula Yayasan Yatim Piatu Habibah.
Pendiri dan pemilik Yayasan Yatim Piatu Habibah ini mengatakan, pemberian santunan kepada anak yatim piatu dilakukan sejak 2016 lalu. Santunan diberikan setiap satu bulan sekali, dengan anak dari yayasan yang berbeda. Tujuannya hanyalah ingin berbagi dengan yang lain.
“Saya merupakan orang muslim yang taat dengan ajaran Nabi Muhammad SAW. Beliau sangat memperhatikan anak yatim piatu,” ungkapnya. Terlebih dalam Al Quran ditegaskan ada hak anak yatim piatu dan dhuafa dari harta yang dimiliki.
“Bagian itulah yang kami berikan,” tambahnya.  Made pun menceritakan, dia mulai bergerak di yayasan yatim piatu sejak tahun 2011 lalu, dengan mendirikan Yayasan Yatim Piatu Habibah. Dari tahun ke tahun, yayasan itu berkembang. Bahkan, saat ini telah memiliki gedung sendiri.  
“Di Yayasan Habibah, seluruh anak yatim dicukupi kebutuhannya. Termasuk dengan sekolahnya,” katanya. Namun Made mengaku belum puas dengan hanya mencukupi kebutuhan para anak yatim di yayasannya.

Berita Terkait