Bangun Permanen Median Jalan Semeru

Median Jalan Semeru mulai dibangun secara permanen untuk memisahkan dua jalur. 
 
 
MALANG –  Rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan di Kota Malang terus dilakukan. Setelah Jalan Jakarta, Dinas Perhubungan Kota Malang juga akan mematenkan rekayasa lalu lintas di Jalan Semeru.
Di sepanjang pertigaan Stadion Gajayana hingga depan Perpustakaan Umum Kota Malang diberikan tali sebagai pemisah jalan. Kemarin, tali dilepas karena petugas mulai mengerjakan tahapan pembuatan median jalan permanen dimulai dari depan Perpustakaan Umum Kota Malang. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Kusnadi S.Sos kepada Malang Post kemarin.
“Iya median jalan akan dipermanenkan. Tidak menggunakan tampar lagi agar lalin disana lebih baik,” kata Kusnadi kepada Malang Post, kemarin. 
Dari pantauan Malang Post, median jalan yang akan dibangun mulai dilakukan pengukuran petak median yang akan dibuat. Alat berat sudah disiapkan untuk mengeruk aspal yang akan menjadi lokasi median.
Sebelumnya kawasan Jalan Semeru mulai dari tugu PKK hingga ke arah Ijen Boulevard dilakukan reka lalin. Reka lalin ini sudah berjalan sekitar pertengahan tahun lalu. 
“Median jalan akan dibuat juga dari patung pelajar (Samping Stadion Gajayana) sampai Pos Polisi. 50 meter ke barat dan 30 meter ke timur akan dipermanenkan mediannya,” tegas Kusnadi.
Dikatakannya, pengerjaan ini dilakukan hingga 2019 mendatang. Diharapkan median di kawasan Jalan Semeru ini juga akan dibuatkan U-turn. Sementara skema lalin di kawasan ini nantinya akan diberlakukan seperti kawasan Ijen Boulevard. 
Satu jalur dan lainnya akan memiliki arus sendiri-sendiri sehingga mengurangi kepadatan yang biasa terjadi di kawasan pertigaan Semeru dan Jalan Tangkuban Perahu, serta kepadatan di pertigaan Jalan Tenes- Jalan Semeru. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :