Batik Malang Bakal Hiasi Fly Over A. Yani

 
MALANG – Ngalam Mural Festival Volume 1 mendapat apresiasi para seniman. Mereka yang tergabung dalam berbagai komunitas pun siap ikut pada event yang digelar PT Inti Daya Guna Aneka Warna (INDANA) produsen cat decofreh.
Tegar Tri Wasana, salah satunya. Pria yang tergabung dalam komunitas mural Turu Kene ini mengaku siap mengikuti event tersebut.Bahkan, dia pun akan menyiapkan konsep untuk mengikuti event itu.
”Wah keren itu, saya pasti ikut,’’ kata pria yang akrab disapa dengan sapaan Kempyeng ini.
Dia menyebutkan, festival mural  jarang sekali ada. Kalaupun ada, skalanya kecil. Sehingga saat mendengar event ini, dia pun sangat mengapresiasi. 
Mural bagi Kempyeng tidak sekadar seni melukis pada tembok. Tapi mural memiliki nilai seni tinggi. Lukisan pada mural menjunjung nilai pesan sangat tinggi.  Terlebih jika itu muralnya ada di jalan raya.
Para seniman akan membuat lukisan menjadi sesuatu yang menarik, dan sedap dipandang. Fstival ini digelar di area jalan raya, yaitu peserta melukis pilar-pilar fly over, maka gambar yang dilukis pun gambar yang menyejukkan dan sedap dipandang. 
”Kalau gambarnya menarik, pengendara kendaraan pun lebih fresh. Dan mereka lebih semangat berkendara,’’ katanya.
Disinggung dengan Topeng dan Batik Malangan sebagai tema mural, Kempyeng pun mengaku tidak masalah. Dia berjanji akan membuat desain mural sebaik mungkin.
Ucapan yang sama juga terlontar dari bibir Fahmi. Pria yang tergabung dalam komunitas mural Foda Malang ini mengaku siap ikut dalam event ini.
Ditemui Malang Post saat melakukan aktifitas mural di Jalan Untung Sudiro, Cemoro Kandang ini menyebutkan, festival yang digelar merupakan wadah bagi para seniman. Dengan festival ini, para seniman mural dapat bebas berkreasi dan berekspresi.
”Lukisan nanti menyesuaikan tema. Tapi karena ini mural, unsur seninya juga harus kuat, tidak asal-asalan,’’ ucapnya.
Dia pun mengaku sebelum mengikuti lomba, pihaknya pun akan melihat contoh-contoh batik Malangan, sehingga saat pelaksanaan nanti pihaknya pun siap. Tidak hanya seniman dari Kota Malang yang memberikan apresiasi terhadap event ini.
Para seniman mural dari Surabaya pun mendukung kegiatan yang bekerja sama dengan Pemkot Malang, BNI dan Malang Post. Salah satunya adalah Xgo Wiratama. Menurut Xgo, Ngalam Mural Festival ini menjadi ajang para seniman mengaktualisasikan hobinya. 
”Biasanya kami menggambar tembok-tembok yang ada di jalan-jalan. Tapi sekarang ada yang memberikan wadah, pasti asyik banget,’’ ucapnya.
Disinggung bahwa medianya adalah pilar, Xgo mengatakan tidak ada masalah. Bentuk pilar yang melingkar tidak membuat dia dan timnya kesulitan.
”Kalau medianya sama aja, tembok mendatar ataupun pilar semuanya bisa. Yang penting adalah konsepnya,’’ katanya.
Konsep menurut Xgo sangat penting. Sehingga lukisan yang menempel pun tidak ngawur.
”Cuma sayangnya kenapa dilombakan. Kalau dilombakan, unsur seninya justru berkurang, karena peserta berorientasi pada hadiah. Berbeda jika murni festival, pesereta lebih menonjolkan seninya,’’ tandasnya.
Sementara itu Marketing Communication (Marcomm) PT INDANA Very Fadlli mengatakan pendaftaran Ngalam Mural Festival mulai di buka kemarin. Peserta mengambil formulir pendaftaran melalui website www.indana.co.id.
”Pendaftaran dibuka mulai tanggal 24 Agustus- 7 September 2017. Pengembalian formulir dilakukan di kantor Kelurahan Polowijen,’’ katanya.
Sementara untuk sketching ditambahkan Very digelar 14 September. Sedangkan untuk lombanya digelar 17 September.
”Untuk pengumuman hasil lomba digelar 24 September,’’ urainya.
Ngalam Mural Festival Volume 1, dikatakan Very merupakan event pertama yang digelar PT INDANA. Dengan festival ini, para seniman mural mendapatkan wadah, untuk mereka berkreasi.(ira/aim)

Berita Lainnya :