Belum Dilaunching, PBB Sudah Bisa Dibayarkan


MALANG – Inovasi pelayanan kepada wajib pajak kembali dilakukan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang. Salah satunya, memberikan kemudahan bagi warga untuk melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan, meski Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB 2019 baru akan dilaunching pertengahan Februari mendatang.
Mulai sekarang para Wajib Pajak (WP) sudah bisa melunasi kewajiban perpajakan dengan membawa SPPT tahun sebelumnya.
“Ini sudah menjadi komitmen BP2D dalam memberikan dan meningkatkan layanan perpajakan daerah, khususnya PBB Perkotaan kepada masyarakat,” kata Kepala BP2D Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT.
Dijelaskannya, dengan memperoleh bukti pembayaran lebih awal, memungkinkan masyarakat bisa  memanfatkan kesempatan untuk keperluan lainnya, seperti peralihan hak atas tanah dan bangunan, serta keperluan administrasi lain-lain yang membutuhkan bukti lunas PBB.
Hal itu dilakukan sebagai gerak cepat dilakukan OPD eks Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) tersebut agar bisa mencapai target Rp 501 miliar yang ditetapkan tahun ini.
Meski ada kenaikan target hingga lebih dari Rp 80 miliar dari tahun lalu, namun Ade menegaskan tidak akan membebani masyarakat Kota Malang dengan kenaikan nilai PBB.
"Tidak ada kenaikan PBB," tegas Sam Ade d'Kross, sapaan akrabnya.
Terkait penyampaian SPPT di tiap-tiap wilayah nantinya, bagi WP dengan ketetapan PBB nominal di bawah Rp 500 ribu dapat menghubungi kantor kelurahan atau RT/RW setempat. Sedangkan SPPT dengan ketetapan nominal di atas Rp 500 ribu akan disampaikan langsung oleh petugas pos kepada WP bersangkutan.
Saat ini, pihak BP2D bahkan sudah mulai melakukan sistem layanan jemput bola dengan menggelar blusukan ke sejumlah wilayah di Kota Malang. Masyarakat yang daerahnya dikunjungi oleh petugas BP2D dan Bank Jatim, bisa langsung melakukan pembayaran pajak daerah on the spot.
"Sistem pembayaran pajak kini sudah semakin mudah. Masyarakat juga bisa melakukan pembayaran di kantor maupun cabang Bank Jatim terdekat. Seluruh pembayaran sudah menggunakan sistem online terintegrasi, sehingga tidak ada lagi pembayaran tunai ke petugas pajak," seru Sam Ade.
Alumni Universitas Gadjah Mada ini berharap, para WP dapat memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin dengan adanya layanan dan fasilitas yang kian dalam jangkauan.
Sebagai informasi, WP bisa melakukan transfer dari bank mana saja yang terafiliasi dengan nomor rekening Bank Jatim, sehingga memudahkan WP kapanpun dan dimanapun berada untuk melakukan pembayaran. (aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :