Beri Hadiah Umrah, Rejeki Berlimpah

 
MALANG - 12 orang pemenang undian umrah Pekan Islami yang digelar PT Anugerah Citra Abadi (ACA) diberangkatkan ke tanah suci, kemarin. Mereka dilepas langsung oleh Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan.
Gelaran Pekan Islami dengan hadiah umrah merupakan kegiatan rutin yang digelar PT ACA. Kegiatan itu tak sekadar kegiatan biasa, tapi juga sebagai wujud rasa syukur. Sebab sebagai pengusaha, Iwan  memiliki tanggung jawab dalam memberikan kesejahteraan kepada warga lainnya.
“Kegiatan yang rutin digelar ini diharapkan juga menjadi motivasi para pengusaha lainnya untuk menggelar kegiatan yang sama. Termasuk memberangkatkan warga ke tanah suci untuk ibadah umrah,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, memberangkatkan jamaah umrah tak akan mengakibatkan pemberi hadiah umrah miskin. Sebaliknya akan lebih banyak rejekinya. 
“Pesan ini yang ingin saya sampaikan, agar pengusaha lain mengikuti jejak ini. Tak hanya sebagai penonton saja,” ungkapnya.
Iwan berpesan kepada para jamaah agar mereka menjalankan ibadah sebaik-baikknya. Selain itu, jamaah juga harus mematuhi aturan. Pesan itu bukan tanpa alasan. Dia mengatakan hal tersebut karena tahun sebelumnya ada jamaah yang kesasar di Tanah Suci.
“Agar kejadian yang lalu tak terulang, pesan saya jamaah tidak boleh berpisah dari rombongan,” katanya.
Bukan itu saja, ia juga meminta kepada para jamaah untuk mendoakan dirinya dan keluarganya  agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan. Harapannya, dengan doa yang dipanjatkan,  pihaknya tetap bisa memberikan hadiah umrah kepada warga dalam jumlah yang lebih banyak lagi.
Dijelaskannya, tahun ini ada 12 orang yang berangkat umrah. Ini jumlah yang paling sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bukan karena jatahnya berkurang, namun banyak orang yang memilih hadiah lain. 
“Nah ini pelajaran juga, tahun depan tidak ada alih bentuk hadiah. Semuanya harus umrah,” kata Iwan yang menyebut setiap tahunnya dia memberikan jatah umrah kepada 30 orang.
Sementara itu, Wakil Bupati Malang H M Sanusi juga berpesan hal yang  sama. Ia meminta jamaah untuk melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh. Waktu di Tanah Suci diharapkan dimanfaatkan warga untuk menjalankan ibadah. Namun demikian, mereka juga harus Tertib, dan mengikuti aturan yang ada.
Rodiyah, 55 tahun, warga Kecamatan Ngantang tak bisa menyembunyikan rasa senangnya karena bisa berangkat umrah. Sebagai guru ngaji, Rodiyah mengaku sangat berharap dapat pergi ke Tanah Suci. Namun demikian, karena kondisi ekonomi, keinginan itupun harus disisihkan.
“Alhamdulillah, tahun ini berangkat. Kami senang, dan berterima kasih kepada PT ACA yang sudah memberikan hadiah ini,” ungkapnya. 
Rodiyah mengatakan, sejatinya yang memenangkan hadiah umrah adalah anaknya, Birta Sirotin Farida. Namun karena berhalangan, Birta pun memberikan hadiah itu kepada sang ibu. (ira/van) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :