Besok, Finishing dan Penentuan Pemenang



MALANG – Minggu besok Ngalam Mural Festival Vol 1 dilanjutkan. Itu sekaligus menjadi penentu kemenangan para peserta. Mural terbaik adalah yang menjadi pemenang lomba. Koordinator Ngalam Mural Festifal Vol 1, Salis Fitriyah mengatakan, panitia memberikan waktu dua hari untuk pewarnaan mural. Sebelumnya, pewarnaan telah dilakukan pada Kamis (14/9) lalu.
”Kemarin (Kamis) lomba digelar hingga pukul 16.00, hari minggu dilanjutkan lagi,’’ katanya.
Tidak sekadar melanjutkan pewarnaan yang belum selesai. Minggu (17/9) nanti juga menjadi penentu kemenangan.
”Kemarin saat hari pertama pewarnaan, tim juri sebetulnya sudah datang, namun tidak melakukan penilaian. Mereka hanya melihat proses peserta melakukan pewarnaan,’’ kata Salis.
Dia sendiri mengaku salut dengan para peserta lomba. Bagaimana tidak, tidak sampai sehari mereka telah menorehkan karya terbaiknya. Terbukti, dari 18 pilar yang menjadi titik lomba, semuanya telah bergambar, dan semuanya apik serta keren.
”Ini merupakan wujud keseriusan peserta. Mereka tidak sekadar ikut, tapi betul-betul menunjukkan kreativitasnya,’’ tambah Salis.
Ditanya apa saja materi penilaian, Salis memilih enggan membuka. Tapi yang jelas, selain tema yang sudah ditentukan, secara umum penilaian lomba adalah keindahan, serta penyelarasan pada warna.
”Kalau melihat awalnya seperti ini, saya yakin tim juri juga akan bingung memilih pemenangnya,’’ ucap Salis, yang mengatakan untuk lomba yang baru kali pertama digelar ini, total hadiah yang diperebutkan adalah Rp 15 juta.
”Pemenang lomba diumumkan saat peresmian, yaitu Minggu (24/9) mendatang,’’ ucap gadis berjilbab ini. Sedangkan untuk pemberian hadiah akan dilakukan bersamaan dengan peresmian Jembatan Kaca. ”Untuk wakltunya kami juga masih berkoordinasi dengan PT Indana,’’ ucap Salis.
Sementara itu  Marcom PT Indana Very Fadli mengatakan, Minggu (17/9) besok merupakan lanjutan dari lomba yang digelar perusahaannya. Rencananya, pada hari tersebut, juga akan dihadiri Vice President PT Indana Yakni Steven A Sughiharto. Tidak sekadar melihat, Steven juga akan ikut menilai karya para peserta lomba.
Sama seperti Salis, Very juga mengaku kagum dengan para peserta, yang sudah membubuhkan karyanya pada pilar-pilar fly over.  Apalagi gambar yang ditorehkan juga bagus-bagus.
Sementara itu para peserta pun mengaku tak sabar menanti hari Minggu, untuk melanjutkan karyanya. Merpats salah satunya. Komunitas Mural yang kemarin mendapatkan titik pilar nomor 1 ini mengaku tak sabar ingin menyelesaikan semua muralnya.
“Ini merupakan kali pertama kami mengikuti lomba. Kami sangat senang dan bangga,’’ kata Afrizal Romadoni. Rizal, begitu dia akrab dipanggil mengaku lomba mural yang digelar PT Indana merupakan hal yang luar biasa. Dimana PT Indana memberikan space kepada seniman mural untuk berkarya dan berkreasi.
”Sebetulnya dalam lomba ini juga sekaligus menjadi ajang silahturahmi kami dengan para seniman lain. Dan yang membuat kami senang, kami dapat berkreasi, kami bisa berkarya  di sini,’’ katanya.
Rizal mengaku, selama ini banyak seniman mural yang harus kucing-kucingan, lantaran aktivitas mereka kerap ditentang warga. Oleh karenanya, begitu ada ajang yang resmi, dia dan anggota komunitasnya pun menyambut baik.
Komunitas Duo Art juga mengatakan yang sama. Mereka tak sabar menanti hari minggu, untuk menyelesaikan pekerjaan mewarnai mural di pilar. Mohammad Govinda, anggota Duo Art mengaku, mural tidak sekadar seni bagi dirinya. Tapi mural juga menjadi ajang ekspresi, dimana di dalamnya terdapat kritikan-kritikan. ”Tema memang sudah ditentukan, kita tetap bisa mengkritik dengan memainkan warna,’’ katanya.
Dia menambahkan sangat bersyukur, terlibat dalam event ini. ”Sudah mencapai 60 persen. Semoga hari Minggu tidak ada kendala dan bisa menyelesaikan semuanya,’’ tandas Govinda.(ira/han)

Berita Lainnya :