Besok Hari Terakhir Daftar Akun Sosmed


MALANG - Tim sukses tiga paslon Pilkada Kota Malang sudah mulai mendaftarkan akun sosial media (sosmed) di KPU. Sebab ini merupakan kewajiban yang harus dipatuhi oleh tim sukses (timses) semua paslon. Batas waktu pendaftaran akun sosmed, Kamis (15/2) besok.
Dari tiga paslon, tim Dr Ya’qud Ananda Gudban- H Ahmad Wanedi (MeNaWan) mengaku sudah mendaftarkan akun sosmed baik paslon masing-masing maupun akun sosmed timses sendiri.
Hal ini diakui jubir Timses MeNaWan,  Dito Arief kepada Malang Post . Ia mengatakan baik Nanda, sapaan akrab Dr Ya’qud Ananda Gudban maupun Wanedi sudah menyerahkan daftar akun sosmed kepada KPU bersamaan dengan pendaftaran paslon beberapa waktu lalu.
“Mestinya sudah. Karena sudah jadi satu dengan nama tim kampanye saat pendaftaran lalu,” papar Dito .
Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PAN Kota Malang ini  mengatakan akun sosmed Nanda yang didaftarkan di antaranya akun Instagram@nandagudban  dan akun fanpage Nanda di Facebook. Begitu pula dengan pasangannya, Ahmad Wanedi.
Dito juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendaftarkan akun sosmed timses yang digunakan.“Yang kami daftarkan kalau Facebook, Malang Kota Menawan, IG juga Malang Kota Menawan, Twitter nya Malang Menawan,” tandasnya.
Tim ASIK (Anton-Syamsul) dan SAE (Sutiaji-Edi) masih akan mendaftarkan akun medsos ke KPU pada 15 Februari 2018. Hal ini disampaikan Ketua Timses ASIK, Arief Wahyudi  saat dikonfirmasi,
“Akun sosmed kami serahkan tanggal 15 menunggu rakor besok soal kampanye dengan KPU,” ungkap Arief .
Menurut pantauan Malang Post, H Moch Anton memiliki lebih dari satu akun Instagram yang dikenal publik. Yakni @abahantoncenter  dan @abah_anton_n1 sementara pasangannya, Syamsul Mahmud juga aktif di akun Facebooknya dan Instagram.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Timses SAE, Wisnu Murti. Dimana pihaknya juga akan menyerahkan daftar akun medsos ke KPU pada 15 Februari. Sutiaji dan Sofyan Edi pun juga aktif di sosmed. Sutiaji memiliki  akun  Instagram yakni @sutaij1.
Sebelumnya Ketua Panwaslu Kota Malang Alim Mustofa menegaskan bahwa akun sosmed didaftarkan sebagai bagian dari pengawasan. Pasalnya sosmed menjadi salah satu media kampanye yang banyak digunakan dan butuh pengawasan ekstra.(ica/van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :