DLH Bangun Empat TPS Baru

 
MALANG - Empat kelurahan akan dibangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS), yakni di  Kelurahan Tanjungsekar, Kelurahan Mojolangu, Kelurahan Merjosari, dan Kelurahan Blimbing. Sehingga dapat mengurangi sampah yang dibuang ke TPA Supiturang.
“Karena targetnya satu kelurahan satu TPS,” kata Kepala DLH Kota Malang Drs Agoes Edy Poetranto MM kepada Malang Post kemarin.
Ia mengakui, setiap tahun volume sampah di Kota Malang terus meningkat. Hal ini tidak diimbangi dengan jumlah TPS yang ada. Lagipula, TPS Supit Urang juga sudah hampir mendekati batas penampungan yang proposional. 
Untuk itulah, pihaknya harus mendirikan TPS sendiri sebanyak mungkin di Kota Malang agar daya tampung sampah Kota Malang dapat teratasi.
“Untuk anggaran eampat TPS baru tadi rata-rata Rp 1,3 miliar diambil dari APBD. Nanti di PAK kita ajukan lagi,” imbuh mantan Kasatpol PP Kota Malang ini.
Ia menambahkan saat ini Kota Malang telah memiliki 67 TPS. Target yang ingin dipenuhi DLH Kota Malang adalah 100 TPS tahun ini dan beberapa tahun kedepan. Keberadaan TPS ini tentunya juga masih terkendala oleh lahan yang ada.
Untuk pemilian lahan pembangunan TPS, Agoes mengakui perlu memperhatikan beberapa hal. Dimana ia lebih mengharapkan lahan tersebut adalah disediakan pemerintah dari aset yang ada. Sehingga pihaknya tidak perlu mencari atau harus membeli lahan.
“Ya ini yang kami minta sebenarnya. Hanya saja masih kurang disambut makanya agak lambat untk target 100 TPS. Tetapi kami tetap upayakan,” tegasnya. 
Sebelumnya Agoes juga menyampaikan akan adanya penambahan TPS Pengelolaan Kompos dan Daur ulang (TPS PKD). Yakni sebanyak empat TPS di Kelurahan Tlogowaru, Kelurahan Bandungrejosari, Kelurahan Balearjosari dan Kelurahan Kebonsari. 
Untuk TPS PKD ini anggaran yang disediakan adalah Rp 3,3 miliar dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Tidak hanya itu, sumber dana juga berasal dari dana bagi hasil cukai. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :