Eks TPA Lowokdoro Jadi Gantangan Kicau Mania


MALANG - Eks TPA yang berada di wilayah Lowokdoro berbatasan dengan Kabupaten Malang
 akan dimanfaatkan peningkatan potensi lokal, yakni menjadi gantangan burung. Lokasi ini akan menjadi tempat untuk digelarnya lomba burung berkicau, khususnya bagi penggemar kicau mania.
Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menjelaskan, animo masyarakat Kota Malang mengikuti berbagai lomba burung berkicau sangat besar. Tidak hanya warga Kota Malang saja, warga kota lain pun banyak  berdatangan ke Kota Malang untuk mengikuti kompetisi burung yang sering diadakan berbagai perkumpulan kicau mania di Kota Malang.
“Eks TPA Lowokdoro itu arealnya luas. Nanti akan kita ratakan dan dibuat tempat khusus buat lomba-lomba burung berkicau sepert ini,”  kata Wali Kota Malang Sutiaji, usai meninjau lomba burung berkicau di lapangan Rampal, kemarin.
Menurutnya, Pemkot Malang tidak akan bekerja sendiri. Pihaknya akan memberi ruang dan lahan  dan menyediakan anggaran, tata kelola dan pembangunannya akan menggandeng banyak pihak.
OPD pengampu, dikatakan Sutiaji adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Akan tetapi akan pula digandeng komunitas-komunitas pecinta burung yang ada di Kota Malang.
“Tidak hanya lomba saja nanti. Bisa jadi tempat komunitas kumpul atau melakukan kegiatan lain disana, khusus untuk pecinta-pecinta burung kicau,” ungkapnya.
Sutiaji menegaskan konsep lainnya,  pihaknya tidak hanya akan membuat tempat perlombaan burung, nantinya di sana juga akan dibangun sebuah taman.
"Insya Allah di tahun 2019 ini pembangunan akan dimulai. Kawasan itu akan kami ratakan terlebih dulu. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk agenda dan event perlombaan," terangnya.
Ia pun berharap gelaran event lomba kicau burung mampu menjadikan Kota Malang sebagai satu diantara barometer bagi kicau mania. Tak sedikit komunitas pecinta burung yang ada di Kota Malang ini.
"Kita lihat saja nanti hasilnya seperti apa, karena kicau burung mempunyai nilai seni yang cukup tinggi dan mampu meningkatkan sektor pariwisata," tandasnya. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :