Gembleng Skill Usahawan Muda


MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang terus berupaya untuk meningkatkan kualitas produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Senin (22/4) kemarin, calon wirausaha baru mendapatkan pelatihan untuk mengembangkan kemampuannya.
Kabid Usaha Mikro, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang, Wahyu Widodo mengungkapkan, pelatihan tersebut akan berlangsung hingga Rabu (24/4) mendatang. "Hari ini, ada 70 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Kali ini, kami mengangkat pelatihan untuk wirausaha baru yang bergerak di bidang rotan sintetis," terang dia.
Hal tersebut dilakukan agar usaha mikro lebih cepat berkembang, sekaligus sebagai bekal untuk menghadapi persaingan global. "Segala ide kreatif dan inovatif bisa dituangkan dalam sebuah karya. Selain itu, juga bisa memberikan kontribusi positif untuk Kota Malang," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Tri Widyani Pangestuti menambahkan, hingga lima tahun ke depan pihaknya fokus untuk membangun ekonomi kerakyatan supaya semakin berkembang. "Oleh karena itu, kami juga menyentuh para wirausaha baru untuk menggenjot ekonomi kerakyatan. Apalagi, kami juga memiliki program UMKM naik kelas. Kota Malang adalah kota perdagangan dengan berbagai peluang," papar dia.
Selain itu, Kota Malang juga merupakan kota pariwisata yang memiliki banyak potensi. Sehingga, bisa menjadi potensi UMKM untuk dikembangkan. "Apa saja yang dijual disini laku. Oleh karena itu, jiwa enterpreneurship harus dibangun. Ide kreatif harus dimunculkan untuk membangun usaha kita," papar dia.
Untuk itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memiliki klinik bisnis untuk memfasilitasi para pelaku uaaha. "Dengan kemandirian dan kemauan besar pasti bisa. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa memberi manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar," ujar perempuan berkacamata ini.
Sementara itu, Agustina, 35 warga Kelurahan Lowokwaru Kota Malang mengaku senang mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. "Baru pertama kali ikut giat seperti ini. Bisa tambah ilmu dan juga mengasah kreatifitas," papar perempuan berjilbab itu.
Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, ia bisa membuat suatu karya yang bisa bermanfaat, baik untuk keluarga maupun masyarakat sekitar. "Kalau produknya bisa laku, kan lumayan. Apalagi, lewat pelatihan seperti ini, bisa punya banyak teman dan menjalin relasi. Jadi banyak link, tidak sulit memasarkan," tandas dia.(tea/aim)

Berita Terkait