Inovatif, Masjid Cahyaningati Sukses Rangkul Milenial


MALANG - Rutinitas buka puasa bersama (bukber) sangat umum dilakukan berbagai kalangan untuk menjalin silaturahmi. Biasanya, bukber tersebut dilakukan di cafe atau tempat nongkrong yang cozy supaya lebih nyaman berkumpul dengan teman-teman. Namun, beberapa mahasiswa justru memiliki cara yang berbeda. Mereka justru melakukan bukber di masjid dengan teman-temannya.
Seperti yang dilakukan di Masjid Cahyaningati yang terletak di Perumahan Permata Jingga, Selasa (14/5). Setelah Salat Ashar, ratusan mahasiswa memadati halaman masjid. Sembari ngabuburit, mereka mendengarkan sucess story dari Mardiwibawa, seorang mantan pimpinan bank ternama sekaligus pemerhati Usaha Kecil Menengah (UKM).
Salah satu jamaah, Wahyu Lestari mengungkapkan, sejak awal ramadan, ia dan teman-temannya memutuskan untuk buka puasa di Masjid Cahyaningati. "Tahun lalu, ada teman kami yang ikut buka puasa di sini. Akhirnya kami ikut kesini juga," papar mahasiswi Polinema ini.
Perempuan asal Blitar tersebut menguraikan, dirinya memilih untuk berbuka puasa di masjid lantaran lokasinya dekat dengan tempat kosnya. "Dekat sama kos. Sekaligus bisa ngirit kalau ada buka puasa gratis," papar dia.
Sekaligus, lanjut dia, bisa menambah relasi dan kenalan baru ketika ikut buka puasa di masjid. "Apalagi, kalau ada tambahan ilmu seperti sekarang ini. Kami jadi termotivasi untuk sukses," jelas mahasiswi jurusan Teknik Elektro ini.
Senada dengan Wahyu, Muhammad Fahri Syuhada menambahkan, dirinya baru dua hari nengikuti buka puasa di Masjid Cahyaningati. "Tahunya dari teman, kalau ada buka puasa gratis disini. Akhirnya, saya ajak (teman) yang lain juga," papar dia.
Lebih lanjut, Fahri mengungkapkan, dirinya lebih memilih berbuka puasa di masjid lantaran merasa bisa lebih khusyu ketika beribadah. "Sekaligus tambah ilmu, ambil hikmah yang positif, daripada sambil nongkrong," imbuh mahasiswa jurusan Teknik Mesin Polinema ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Takjil Masjid Cahyaningati, Dendy mengungkapkan, setiap harinya, ia menyiapkan sebanyak 700 porsi takjil gratis dan menu utama untuk buka puasa. "Sehari-hari, kami menyediakan menu ayam goreng crispy. Hari ini spesial, kami menyediakan Nasi Padang," papar dia.
Namun, jika ada makanan yang tersisa, lanjut dia, akan diberikan kepada para penjaga keamanan. "Selain itu, kami juga berikan kepada jamaah yang melakukan tadarusan," lanjut dia.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa bro den ini mengungkapkan, tahun ini, setiap dua hari sekali, ia memberikan tambahan ilmu sucess story bagi para mahasiswa. "Kami melakukan promosi melalui media sosial, supaya lebih mudah menggandeng mereka untuk datang kesini. Buka puasa sambil tambah ilmu," tandas dia. (tea/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :