Jaga Marwah Wakil Rakyat


MALANG – Abdurrochman tidak menyangka, jika dirinya ditetapkan sebagai wakil ketua DPRD Kota Malang. Apalagi, dirinya masuk ke gedung wakil rakyat itu paling belakangan daripada anggota DPRD Kota Malang lainnya. Pria kelahiran tahun 1959 itu masuk ke gedung dewan melalui proses pergantian antar waktu (PAW) pada Juni 2017 lalu, menggantikan Rasmuji yang meninggal dunia.
Abdurrochman menjelaskan, dirinya ditunjuk sebagai wakil ketua DPRD Kota Malang diajukan DPC PKB Kota Malang secara definitif menggatikan H M Zainuddin setelah ada diskresi dari Kemendagri, terkait banyaknya anggota DPRD Kota Malang yang ditahan KPK.
Diskresi itu berisi tiga hal, yakni partai segera melakukan PAW terhadap anggota DPRD yang menjadi tersangka dan menjalani penahanan, agar anggota DPRD Kota Malang mencapai kuorum,  menunjuk Plt pimpinan DPRD Kota Malang, dan ada pimpinan definitif.
”Diskresi dari Kemendagri kemudian ditembuskan Sekwan ke masing-masing partai pemilik kursi di DPRD Kota Malang, termasuk PKB juga mendapatkan tembusan. PKB langsung menindak lanjuti,’’ katanya.
Tak lama kemudian, bersama pengurus PKB Kota Malang dilakukan rapat untuk membahas terkait hal ini.  Hasilnya, menunjuk dirinya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) pimpinan dewan. Selama menjabat sebagai Plt wakil ketua DPRD Kota Malang, dirinya langsung bekerja. Tak hanya menghadiri undangan, tapi juga menjalankan fungsi sebagai anggota dewan.
hingga beberapa waktu lalu, DPP PKB mengeluarkan surat penunjukkan dirinya sebagai Wakil Ketua DPRD secara definitif. ”Nomornya berapa saya tidak ingat. Tapi ini merupakan kronologis dimana kemudian saya menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kota Malang,’’ ujarnya.
Dia menjadi anggota DPRD Kota Malang sejak 9 Juni 2017 lalu, melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW), dimana Rasmuji anggota DPRD Kota Malang dari fraksi PKB meninggal dunia.  Politisi PKB itu duduk di komisi A.
Sementara itu terkait dengan banyaknya anggota DPRD Kota Malang yang tersangkut kasus dugaan korupsi,  hal itu menjadi pelajaran bagi semua pihak. Sebagai pimpinan dewan nanti dia berusaha menciptakan suasana kerja yang bersih transparan dan bebas korupsi.  (ira/aim)

Berita Lainnya :