Jangan Kotori Keamanan di Bumi Arema

GM FKPPI Sesalkan Ulah Mahasiswa Asal Papua
MALANG – Kerusuhan akibat ulah kelompok mahasiswa asal  Papua di   kawasan Jalan Basuki Rahmad (Kayutangan)  Kota Malang, Kamis (15/8) kemarin disesalkan berbagai pihak.
 Termasuk tokoh Arek Malang yang juga Ketua PD XIII GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri  Purnawirawan dan Putra Putri TNI dan Polri Indonesia) Jatim, Ir.R.Agoes Soerjanto.
‘’Kami sesalkan terjadinya insiden yang menyebabkan jatuhnya beberapa korban luka-luka. Demo mereka  menuntut Papua merdeka tidak dapat dibenarkan. Papua  bagian  tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dilandasi dasar negara Pancasila dan bingkai Bhineka Tunggal Ika,’’ tegasnya kepada Malang Post.
Ditambahkan, demo mahasiswa asal Papua sudah berulangkali terjadi di beberapa lokasi di Malang. Dan sangat mengganggu keamanan dan ketertiban di Bumi Arema.  Karena itu, dia mengingatkan insiden  tersebut jangan sampai terjadi lagi. 
‘’GM FKPPI sudah cukup bersabar menghadapi ulah mereka. Kami ingatkan, mereka jangan terus menerus melakukan povokasi. Jangan paksa kami  marah  dan  harus  turun tangan  membubarkan demo-demo tidak jelas.Bahkan, tidak berizin tersebut,’’serunya.
Pengusaha  properti ini menyatakan, GM FKPPI  selama ini  tidak terpancing provokasi dari mahasiswa asal Papua tersebut. Memilih  bersabar dan tetap mempercayakan sepenuhnya keamanan dan ketertiban Bumi Arema kepada aparat keamanan. ‘’Tapi, perlu dicatat, kesabaran kami ada batasnya. Sekali lagi mereka sampai berani berbuat onar di Bumi Arema, maka langsung berhadapan dengan kami. Demi tegaknya NKRI yang merupakan harga mati bagi bangsa Indonesia,’’ serunya.
Agoes Soerjanto yakin, jika sekelompok mahasiswa asal Papua  kembali berulah, dikhawatirkan dapat menimbulkan kemarahan lebih besar lagi dari warga. Bahkan, bukannya mustahil  berdampak terganggunya keamanan dan  suasana kondusif yang selama ini sudah terjaga dengan baik di daerah ini. Setiap tahun, puluhan  ribu mahasiswa baru dari seluruh daerah di Indonesia juga tinggal dan hidup berdampingan penuh kedamaian dengan warga di Kota Malang.
’’Mahasiswa asal Papua ke Malang tujuannya kuliah. Jangan kotori  keamanan Kota Malang yang selama ini dibangun dengan penuh susah payah seluruh elemen masyarakat bersama aparat keamanan,’’pungkasnya. (nug)

Berita Terkait